Spensa Purwakarta Sukses Gelar Expo Aksi

PURWAKARTA-SMPN 1 Purwakarta (Spensa) sukses menggelar Expo Ajang Kreasi Seni dan Sains (Aksi) Spensa 2018 di Kampus Spensa Jalan Kolonel Kornel Singawinata nomor 60, Kelurahan Nagri Kidul, Purwakarta.

Ketua Panitia Lina Herlina mengatakan, Expo Aksi Spensa ini baru pertama kali digelar, namun animo siswa, orangtua, alumni, dan masyarakat umum terhadap kegiatan ini sangat tinggi.

“Expo ini menampilkan berbagai kreativitas siswa dari kelas 7 dan 8, baik itu berupa pameran karya siswa mau pun pertunjukkan seni. Ini sesuai dengan tema yang diangkat, yakni Kita Tingkatkan Mutu Pendidikan yang Kreatif, Inovatif, dan Berkarakter Kebangsaan,” ujarnya kepada Portaljabar.net, Senin (12/3/2018). 

Para siswa, kata Lina, diminta untuk membuat suatu produk kreatif dengan memanfaatkan barang-barang bekas yang ada di sekitarnya sehingga menjadi suatu karya seni dan bernilai ekonomi. 

"Karya tersebut dipamerkan pada ajang ini dan dijual,” kata Lina.

Melalui ajang ini pula, sambungnya, siswa mempraktikkan ilmu yang didapatnya di kelas serta mengasah kemampuannya dalam menciptkan suatu karya seni. 

“Siswa harus dapat mempresentasikan karya yang dibuatnya, men-displaynya dengan baik, sehingga dapat menarik minat para pengunjung,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Bidang Humas, Esa Wicaksono. Dirinya mengatakan, produk kreatif yang ditampilkan siswa akan dinilai dan ada reward bagi yang terbaik. 

“Penilaiannya meliputi hasil karya, attitude, dan kostum daerah yang dikenakan siswa. Ada pun reward-nya berupa piala dan kadeudeuh,” katanya.

Salah satu stand milik kelas 8i menampilkan adat dan budaya Dayak khas Pulau Kalimantan. Di stand ini pula menampilkan berbagai lampu hias berbahan paralon bekas. 

“Kami sangat antusias mengikuti Wxpo Aksi Spensa ini. Selain bisa meningkatkan talenta juga mendapat ilmu dara berwirausaha. Kami juga bisa mengubah barang bekas menjadi produk lampu hias,” kata M Rifki Dimyati SA yang diamini Lamberto Auro Sinaga.

Hal senada disampaikan Afnan Azhari dan Annisa Shaqila. Keduanya menyebutkan jika hasil dari penjualan produk kreatifnya itu sebagian masuk ke uang kas kelas. 

“Sebagian lagi akan disumbangkan. Mudah-mudahan bisa sold out,” ucapnya. (Rhu).

Related Articles