Dibekali Imtak, SMKN 1 Jatisari Siap Bersaing Secara Global di Era Indistri

Sartoyo.

Nandang
2018-04-16 13:32:18
457

KARAWANG-Mewujudkan lulusan yang memiliki keterampilan di bidang teknologi saat ini, SMKN 1 Jatisari siapkan siswanya di tengah persaingan kerja secara global, khususnya sejak diberlakukannya konsep Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Menyadari pentingnya penguasaan teknologi untuk bersaing dan berkompetisi di MEA, Kepala SMKN 1 Jatisari, Sartoyo mengatakan, selain penguasaan teknologi, seorang lulusan institusi pendidikan juga harus memiliki penguasaan terhadap aspek iman dan takwa (Imtak).

"Berbicara sekolah kejuruan diharuskan betul-betul mampu mempersiapkan lulusannya memiliki keterampilan yang lebih baik," kata Sartoyo kepada wartawan, Senin ( 16/4/2018).

Kata Sartoyo, pihaknya sudah melakukan antara lain menerapkan pembelajaran berbasis kompetensi yang sesuai dengan kurikulum yang ada.

Sejak menjabat Kepala SMKN 1 Jatisari 2,5  tahun lalu, Ia mengaku pihaknya telah melakukan workshop bersama industri. Hal ini dilakukan untuk mensinergikan kebutuhan tenaga kerja yang dibutuhkan pihak industri dengan kurikulum yang digunakan sekolah tersebut.

“Makanya, kami di sekolah ini juga menggunakan kurikulum implementatif, sehingga siswa lebih mudah menguasai perkembangan dunia industri dan wirausaha, karena memiliki penguasaan teknologi dan keilmuan perhotelan dan kemampuan analisis matematis yang baik,” jelasnya.

Menurutnya, penguasaan bahasa asing bagi para siswa sudah menjadi tuntutan di era MEA ini.  Paling tidak siswa bisa menggunakan bahasa asing sehari-hari dengan baik.

Sartoyo berjanji akan meningkatkan sumber daya manusia (SDM) untuk masuk ke era digital Perindustrian untuk menyiapkan SDM, khususnya pelajar sekolah menengah kejuruan (SMK) agar bisa langsung terjun bekerja di industri. (nan).