Pelaku Curas Miliki Paper Spray Untuk Jaga Diri Saat Jemput Istri Pulang Kerja

BANDUNG- Pelaku Curas atas nama Fahmi Santosa (31) melakukan aksi kejahatan dengan membeli handphone lewat situs jual beli online dengan alamat dan nama pemesan palsu, saat barang pesanan datang diantar oleh kurir, Fahmi meminta kurir bertemu di tempat lain. Saat bertemu, Fahmi meminta kurir untuk membuka paket pesanan, karena ingin memastikan barang yang dipesannya benar.

Saat barang diperlihatkan kepada Fahmi,lalu Fahmi menyemprotkan paper spray (semprotan cabai) ke wajah kurir atas nama Udet.

Pengakuan pelaku,bahwa dua unit handphone yang dipesan dari situs jual beli online, untuk dijual kembali.

"Rencana saya jual lagi untuk kebutuhan hidup uangnya, karena banyak hutang yang harus ditutupi," terang Fahmi di Mapolsek Cicendo, Senin (16/4/2018).

Saat ditanya mendapatkan paper spray dari mana, pria yang memilki dua anak ini mengaku mendapatkan paperspray dari situs jual beli online.

"Paper spray dari situs jual beli online juga, saya miliki untuk jaga diri aja.Karena istri saya kerja malam di tempat hiburan malam," jelasnya.

Kapolsek Cicendo Kompol Edy Kusmawan menjelaskan masih menelusuri apakah paper spray ini dibeli secara langsung.

"Pengakuannya untuk jaga diri, namun kita dalami apakah pelaku ini sering melakukan aksi kejahatan dengan modus paper spray," paparnya.

Dirinya menambahkan bahwa kasus curas ini cukup menarik. Dimana pelaku melakukan modus kejahatannya dengan membeli handphone sebanyak dua unit, dengan sistem bayar ditempat.

"Jadi pelaku ini memesan tanggal 11 april lalu, di dua aplikasi belanja online yakni lazada dan blibli.com, dengan memesan dua hp jenis xiaomi. Lalu tanggal 13 april pihak situs belanja online lalu mengantarkan barang tersebut atas nama Alvin Alvian dengan alamat dijalan baladewa, namun saat kurir yang bernama Udet Rustandi dari pihak lazada menghubungi pelaku yakni diminta ke tempat lain, karena alamat awalnya palsu," jelas Kapolsek Cicendo, senin (16/4).

Saat bertemu di jalan cicendo, pelaku bertemu dengan kurir dari lazada tersebut. "Jadi saat cod (bertemu) pelaku meminta korban yang merupakan kurir langsung meminta dus hp pesanan dibuka terlebih dahulu," jelas Kapolsek.

Saat hp dibuka oleh kurir, pelaku Fahmi langsung menyemprotkan paper spray (semprot cabai) ke muka kurir atas nama Udet tersebut.

"Udet lalu berteriak, sehingga warga jalan cicendo keluar dan menghampiri korban. Warga lalu melapor ke Polsek," jelasnya.

Kapolsek menambahkan, bahwa pelakub berhasil diamankan di jalan baladewa dalam, dua jam setelah kejadian. "Pelaku kami amankan dilokasi tempat CODnya, dari tangan pelaku diamankan dua obeng, dua tang, borgol, satu belati dan paper spray," jelasnya.

Pihak Polsek sendiri masih mendalami, pengakuan tersangka yang baru melakukan aksi kejahatannya sekali.

"Kita dalami pengakuannya, apakah pernah melakukan sebelumnya. Karena saat ditangkap ada beberapa alat yang diduga untuk kejahatan," jelasnya.

Barang bukti yang diamankan, yakni satu bungkus lazada dengan kode paket LXRT- 1000540654 dengan harga Rp 3.999.000 dan paket demgan kode LXRP-9571234019, satu buah hp alat kejahatan, dan satu buah paper spray. "Pelaku dijerat pasal 365 KUHP, dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara," paparnya. (dka)

 

 

Related Articles