Modus Pura-pura Pesan HP, Pelaku Semprot Paper Spray ke Kurir

BANDUNG-Fahmi Sentosa (31) terpaksa harus meninggalkan dua buah hatinya yang kini berusia 8 tahun dan 5 tahun lantaran diciduk polisi atas perbuatannya melakukan curas ke kurir aplikasi online dengan cara menyemprotkan paper spray (semprot cabai) ke kurir.

Ia mengakui melakukan perbuatan itu karena terdesak dengan kebutuhan ekonomi dan untuk melunasi utang-utangnya.

 "Saya kepepet karena kebutuhan hidup, dan aksi ini juga dilakukan spontan. Untuk menutupi utang, sehingga saya melakukan curas dengan modus membeli barang yakni handphone di situs aplikasi jual-beli online," kata Fahmi di Mapolsek Cicendo, Senin (16/4/2018).

Kapolsek Cicendo, Kompol. Edy Kusmawan, menjelaskan, kasus curas ini cukup menarik. Karena pelaku melakukan modus kejahatannya dengan membeli HP sebanyak dua unit dengan sistem bayar di tempat melalui situs belanja online Lazada dan Blibli.com.

Pelaku ini, kata Kapolsek, memesan tanggal 11 April lalu di dua aplikasi belanja online yakni lazada dan blibli.com, dengan memesan dua HP jenis xiaomi. Lalu tanggal 13 April, pihak situs belanja online mengantarkan barang tersebut atas nama Alvin Alvian dengan alamat di Jalan Baladewa. "Namun saat kurir yang bernama Udet Rustandi dari pihak lazada menghubungi pelaku, ia diminta ke tempat lain karena alamat awalnya palsu," ucap Kapolsek Cicendo.

Saat bertemu di jalan cicendo, sambungnya, pelaku bertemu dengan kurir dari Lazada tersebut.

"Jadi saat cod (bertemu) pelaku meminta korban yang merupakan kurir langsung meminta dus HP pesanan dibuka terlebih dahulu," jelas Kapolsek.

Saat hp dibuka oleh kurir, ucap Kapolsek, pelaku Fahmi langsung menyemprotkan paper spray (semprot cabai) ke muka kurir tersebut.

"Udet lalu berteriak, sehingga warga jalan Cicendo keluar dan menghampiri korban. Warga lalu melapor ke Polsek," jelasnya.

Kapolsek menambahkan, pelaku berhasil diamankan di Jalan Baladewa dalam dua jam setelah kejadian.

"Pelaku kami amankan dilokasi tempat CODnya, dari tangan pelaku diamankan dua obeng, dua tang, borgol, satu belati dan paper spray," imbuhnya.

Pihak Polsek sendiri masih mendalami, pengakuan tersangka yang baru melakukan aksi kejahatannya sekali.

"Kita dalami pengakuannya, apakah pernah melakukan sebelumnya. Karena saat ditangkap ada beberapa alat yang diduga untuk kejahatan," jelasnya.

Kapolsek membeberkan, barang bukti yang diamankan, yakni satu bungkus Lazada dengan kode paket LXRT- 1000540654 dengan harga Rp3.999.000., dan paket dengan kode LXRP-9571234019, satu buah HP alat kejahatan, dan satu buah paper spray.

"Pelaku dijerat pasal 365 KUHP, dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara," tutupnya. (dhika).

Related Articles