Parah, Demi Perpisahan Sekolah, Orang Tua Pinjam Uang ke Bank Emok

KARAWANG-Berdalih sudah meminta izin ke Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karawang dan Tim Saber Pungli, SMPN 1 Pedes tetap memaksakan melaksanakan perpisahan sekolah dengan memungut uang iuran ke setiap siswa sebesar Rp400 ribu, Senin (14/5/2018).

Iuran sebesar itu bagi sebagian orang tua dirasa cukup memberatkan, bahkan ada di antaranya sampai meminjam ke Bank Emok agar siswanya bisa mengikuti perpisahan sekolah.

“Karena terpaksa enggak ada jalan lain, akhirnya saya terpaksa pinjam ke Bank Emok,” keluh Halimah kepada Portaljabar.net.

Menurut Halimah, iuran sebesar yang dibebankan sekolah ke pihaknya diniali cukup memberatkan, apalagi keadaan ekonomi keluarganya sedang sulit.

"Bagaimana tidak membebankan, udah nyatanya sangat berat bagi kami uang sebesar itu," cetusnya.

Kepala SMPN 1 Pedes, Wandio, mengakui pihaknya menarik iuran ke setiap orang tua siswa sebesar Rp400 ribu untuk kepentingan perpisahan sekolah dan biaya bimbel. Ia berdalih penarikan iuran tersebut sebelumnya sudah dimusyawarahkan antara pihak komite sekolah dan orang tua siswa. 

“Juga sudah kami kordinasikan ke Disdikpora Karawang dan Tim Saber Pungli,” ucapnya.

Pihaknya juga telah menawarkan ke orang tua siswa pilihan, apakah perpisahan sekolah dilaksanakan di sekolah atau di luar sekolah dengan cara studi tour.

“Pihak Disdikpora Karawang izinkan dilaksanakan di sekolah dengan tidak memberatkan orang tua siswa,” tutupnya. (wins).


Related Articles