Bermanuver, K3S Dibantu PGRI Jemput Regulasi ke Jakarta

KARAWANG-Stempel buruk Calon Kepala Sekolah (Cakep) kepada Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) dibantu PGRI  Karawang yang 'jemput bola' ke Jakarta agar Kementerian Pendidikan mengeluarkan regulasi terbaru yang menguntungkan mereka. 

"Bergulirnya PP 19 tahun 2017 itu 'dijemput' K3S dan PGRI. Mereka bolak balik ke Kementrian Pendidikan sejak tahun 2016 seperti mengusahakan regulasi tersebut untuk segera lahir," ucap Ketua Forum Cakep, Asep Ule kepada Portaljabar.net, Senin (14/5/2018).

Alhasil karena aktif dan rajinnya K3S dan PGRI Karawang ke Kementrian Pendidikan, akhirnya lahir PP 19 Tahun 2017 tentang Guru dan Dosen yang mengamanatkan tidak ada periodisasi kepala sekolah. 

"Atas dasar aturan ini mereka asumsikan menghapus aturan periodisasi kepala sekolah," jelasnya.

Bahkan Forum Cakep tanpa tedeng aling-aling menuding K3S berupaya terus menjadi kepala sekolah sampai pensiun dengan dalih aturan terbaru. "Begitulah kira-kira (ingin jadi kepala sekolah sampai pensiun)," ucapnya.

Asep menerangkan, sekarang adalah puncak kekesalan Cakep kepada Disdikpora Karawang karena tidak kunjung diberikan kepastian nasib. "Sejak awal Januari (dijanjikan Disdikpora)," ucapnya kesal.

Berdasarkan Informasi yang dihimpun Portaljabar.net, pada bulan Januari adalah masa akhir berlakunya SK Sekolah yang tergabung dalam K3S dan sampai saat ini tak kunjung dipecat Disdikpora sebagai Kepala Sekolah.

Sementara itu upaya Portaljabar.net menghubungi Kadisdikpora, Dadan Sugardan tidak menemui hasil.

Sedangkan upaya menghubungi Ketua PGRI, Nandang Mulyana belum berhasil karena seluruh saluran komunikasi tidak ada yang aktif.  (uya).


Tags:

Berita Terkait

Related News