PORTAL JABAR,- Diabetes Mellitus merupakan salah satu penyakit yang sudah sangat sering ditemui diberbagai negara, salah satunya yaitu di Indonesia. Diabetes adalah kelainan heterogen yang berupa gangguan metabolisme, baik secara genetik maupun klinis (Dianly, 2017).
Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya diabetes, salah satunya yaitu karena kelainan beta sel pankreas (Islam, 2016). Ada juga faktor dari lingkungan yang dapat mengubah sel beta, yaitu seperti pola diet yang tidak sehat, obesitas (kelebihan berat badan), kehamilan, serta gangguan sistem imunitas (Thompsom, 2017).
Tentunya sudah banyak sekali obat-obatan yang dapat menurunkan kadar gula darah. Untuk itu, disini saya akan memberikan informasi mengenai khasiat serta cara mengkonsumsi biji mahoni yang dapat digunakan sebagai obat antidiabetes dan juga dapat dijadikan sebagai pengganti obat berbahan kimia.
Apa saja kandungan dari biji mahoni? Bisakah biji mahoni dijadikan sebagai obat alami yang dapat menurunkan kadar gula darah? Yuk, simak penjelasan berikut!

Mahoni merupakan salah satu tumbuhan yang dapat dijadikan obat untuk penurun kadar gula darah, atau bahasa medisnya diabetes mellitus. Bagian yang digunakannya yaitu biji dari buah mahoni. Kandungan pada biji tersebut yaitu terdapat flavonoid, alkaloid, terpenoid, antraquinon, cardiac glycosides, saponin dan volatile oils (Hajli, 2011).
Mengapa biji mahoni dapat menurunkan kadar gula darah? Karena pada penelitian yang telah dilakukan, yaitu menunjukkan adanya aktivitas penghambatan enzim α-glukosidase dari fraksi petroleum eter biji mahoni secara in vitro dengan nilai IC50 15,44 bpj (Rachmatiah et al.,2015).
Kandungan sebagai aktivitas penurun kadar gula darah yaitu terdapat pada saponin (Hidayat, 2014).
CARA MENGKONSUMSI BIJI MAHONI
Pada tanaman mahoni, yang akan dikonsumsi sebagai aktivitas penurun kadar gula darah yaitu bagian bijinya. Diambil bagian yang berwarna putih pada biji mahoni, kemudian ditumbuk hingga halus sampai menjadi bubuk. Tambahkan air panas secukupnya, lalu aduk hingga tercampur merata. Air seduhan dari biji mahoni ini dapat dikonsumsi sebelum makan, karena untuk menjaga kadar gula darah agar tetap stabil. Terdapat gambar seperti dibawah ini, bagian biji berwarna putih yang digunakan yaitu ada pada bagian dalam biji yang berwarna coklat.
Penulis :
1. Retna Ayu Septiani
2. apt.Neni Sri Gunarti,M.Si
DAFTAR PUSTAKA :
Dianaly,T. Dudley,K. Strickland, and Selen,C. 2017. Muratoglu.The LDL Percepatan Protein 1: At the Crossroads of Lipoprotein Metabolism and Insulin Signaling
Hajli,Z. 2011. Isolasi Senyawa Golongan Flavonoid Biji Mahoni (Swetenia mahagoni Jacq) yang Berpotensi sebagai Antioksidan. Institut Pertanian Bogor, Bogor
Hidayat, R. 2014. Pengaruh Konsumsi Biji Mahoni Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Kelurahan Bangkinang Wilayah kerja Pukesmas Bangkinang. Stikes Tuanku Tambusai. Diakses Tanggal 3 April 2018 Islam, FM. et al. 2016. Prediabetes, diagnosed and undiagnosed diabetes, their risk factors and association with knowledge of diabetes in rural Bangladesh: The Bangladesh Population-based Diabetes and Eye Study. Journal of Diabetes Vol. 8 (2).Page 260– 268
Racmatiah,T. Permatasari,D. Dewi,R,T. 2015. Potensi Antidiabetes pada Daun,Kulit Batang dan Biji Mahoni (Swietenia macrophylla King).Jurnal Penelitian dan Pengkajian SAINS&Teknologi Vol 25(2)
Setiawan,H. Suhanda. Sopatiah,E. Rahmat,G. Wijaya,D,D. Ariyanto,H. 2018. Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Kecemasan Penderita Diabetes Mellitus.Proceeding of The URECOL.Halaman 241-248
Suryani,N. Endang,T dan Aulanni’am. 2013. Pengaruh Ekstrak Metanol Biji Mahoni terhadap Peningkatan Kadar Insulin,Penurunan Ekpresi TNF-α dan Perbaikan Jaringan Pankreas Tikus Diabetes.Jurnal Kedokteran Brawijaya Vol. 27(3). Halaman 137-145
Thompson, P. and Bushan, A. 2017. β Cells Led Astray By Transcription Factors And The Company They Keep. The Journal of Clinical Investigation Vol. 127(1). Page 94-97
Yanti,E. Putri,E,Y. 2018. Pengaruh Konsumsi Ekstrak Biji Mahoni terhadap Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi di Desa Pulau Jambu Wilayah
Kerja Puskesmas Kuok Tahun 2018.Jurnal Ners Vol 2(2). Halaman 17-26. (wins)
Keterangan Poto :
1.Biji Mahoni (Hellosehat.com)
2.Bagian biji yang digunakan (sehatnews.id)











































Discussion about this post