KOTA BANDUNG,- Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat Bedi Budiman mengingatkan masyarakat agar tak mudah terprovokasi berita hoaks.
Ia juga membagikan cara bagaimana agar masyarakat mengenali mana berita palsu atau berita sesungguhnya.
“Beberapa diantaranya yakni tak mudah terpengaruh judul provokatif, mengecek tanggal foto dan video, hingga memvalidasi sumber berita untuk mengecek kebenarannya,” ujar Bedi.
Ia mengatakan, beberapa oknum kerap memasang judul yang menjebak artinya menarik masyarakat agar membacanya. Berita palsu biasanya memiliki judul yang mengejutkan agar membuat rasa penasaran.
“Isi kontennya pun biasanya terlihat provokatif dan memanfaatkan isu-isu yang sedang tren,” tuturnya.
Politisi PDI Perjuangan ini mengungkapkan media sosial telah menjadi platform yang kuat dalam menyebarkan informasi. Namun, pada saat yang sama, ia juga memberikan tempat bagi pihak yang tidak bertanggung jawab untuk memanipulasi opini publik dan memperkuat perpecahan.
“Untuk melindungi persatuan bangsa, langkah pertama yang perlu diambil adalah meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat dengan literasi digital,” tandasnya. (adv)







