PORTALJABAR - Jahe (Zingiber officinale Roscoe) merupakan rempah-rempah yang sudah lama digunakan sebagai tanaman obat. Awalnya, penggunaannya hanya berdasarkan kebiasaan orang tua zaman dulu yang diturunkan dari generasi ke generasi. Namun dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta peralatan penelitian yang mendukung. Kemudian jahe mulai digunakan secara komersial.
Tablet effervescent sebenarnya adalah tablet yang digunakan untuk membuat minuman ringan. Kepraktisannya adalah tablet yang larut dengan sendirinya dengan adanya gas CO2, yang memudahkan proses pembubaran. Bentuk sediaan seperti ini dapat meningkatkan tingkat preferensi produk dan mempengaruhi aspek psikologis konsumen.
Keuntungan bentuk sediaan ini adalah larutan yang mengandung dosis obat yang tepat dan mudah dibuat. Manfaat jahe itu sendiri dapat mengurangi mual dan muntah pada masa kehamilan trimester pertama serta dapat mengurangi nyeri otot.
Tablet effervescent merupakan alternatif pengganti minuman fungsional, terbuat dari bahan alami dan mudah diminum. Sebagai bahan utama pembuatan tablet effervescent, bahan alami yang paling banyak digunakan adalah rempah-rampahan karena memiliki banyak manfaat. Granulasi basah adalah metode yang paling disukai dalam produksi tablet effervescent dari bahan alam, karena menghasilkan tablet yang tidak mudah hancur.
Penulis : Ali Alfarizzy, Dinar Salma Putri Utami, Dissa Ayu Putri Andini, Fajar Adi Prasetya, Gina Desfina Wijaya, Muhamad Al Atoriq, Shania Nurshazidah.
Sumber Utama :
Kholidah, S., Yuliet., & Khumaidi, A. (2014) Formulasi Tablet Effervescent Jahe (Z Officinale Roscoe) Dengan Variasi Konsentrasi Sumber Asam Dan Basa. Universitas Tadulako.































































Discussion about this post