PORTAL JABAR - Sebanyak 17 Mahasiswa Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang dari berbagai Jurusan dan Fakultas melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ke-5 yang tersebar pada 84 Desa di 16
Kecamatan. Dimana pada KKN ke-5 ini mengusung tema “Inovasi dan Digitalisasi UMKM Menuju Masyarakat yang mandiri”.
Pada tema ini berlangsung di kecamatan cilamaya kulon desa sukajaya pada tahun 2022 fokus terhadap pengembangan daerah terpelisir dari sektor pembinaan UMKM yang di damping oleh dosen pembimbing yaitu ibu Sartika Dewi.S.ST., M.H.KES.
Dalam kegiatan KKN ini fokus terhadap UMKM yang ada di desa sukajaya ini diantara beberapa UMKM di desa sukajaya kami berfokus terhadap UMKM kerupuk rajungan dan gesek ikan kedua
pemilik tersebut bernama waryono selaku pemilik UMKM kerupuk rajungan dan raminoto selaku pemilik UMKM gesek ikan/ikan asin.

Kami mewawancarai beberapa UMKM di desa sukajaya salah satu diantaranya yaitu kerupuk rajungan dan gesek ikan/ikan asin.
Kami juga mewawancarai pemilik usaha kerupuk rajungan dan beliau menyampaikan pengalaman
selama usaha dalam bisnis kerupuk rajungan dari tahun 2012 untuk pemasaran mencakup daerah karawang, subang, purwakarta dan bekasi, beliau memiliki tiga karyawan dan memiliki partner atau kerja sama dengan nelayan pemasok dan pemilik toko grosir sebagai distributor.

Dalam aktivitas beliau memproduksi dalam 1 bulan bisa mencapai satu ton kerupuk rajungan dalam memproduksinya beliau menggunakan bahan utama yaitu telur rajungan, tepung tapioka dan bahan penunjang. Proses pembuatannya pertama membuat adonan dengan sari telur rajungan lalu pembuatan lontongan, pengukusan, pendinginan, pengirisan, pengeringan, penggorengan, pemberian bumbu tabur dan pengemasan.
Dan beliau menyampaikan keluhan kepada kami bahwa saat memproduksi tergantung dari cuaca dan suplai bahan utama seperti telur rajungan. Pada saat cuaca sedang hujan beliau tidak memproduksi dan suplai juga terkadang jarang ada yang menjual sulit di temukan nya bahan utama seperti telur rajungan.
Dalam memulihkan perkembangan pelaku UMKM didesa Sukajaya, semenjak pandemi. Kami mahasiswa KKN memfokuskan pengembangan pada UMKM tersebut, dengan cara mendesign ulang kemasan agar produk terlihat lebih menarik dan pengembangan pemasaran lewat proses
digitalisasi seperti pembuatan E-Commerce dan pemasaran lewat media sosial seperti Facebook, Whatssapp dan Instagram.
Hal ini bertujuan agar target pasar yang dijangkau tidak hanya dari segi pasar offline saja tetapi juga mencangkup pada pasar digital, selain itu agar produk tersebut dikenal masyarakat luas dan bisa mengembangkan perekonomian masyarakat di Desa Sukajaya, seperti perekrutan karyawan dari kalangan masyarakat Desa. (wins)



































































Discussion about this post