• Home
  • Jawa Barat
  • Religi
  • Parlementaria
  • Karawang
  • Politik
  • Peristiwa
  • Artikel
  • Ragam
  • Nasional
  • Pemerintah
Portal Jabar - Gerbang Informasi Jawa Barat
  • Home
  • Jawa Barat
  • Religi
  • Parlementaria
  • Karawang
  • Politik
  • Peristiwa
  • Artikel
  • Ragam
  • Nasional
  • Pemerintah
No Result
View All Result
  • Home
  • Jawa Barat
  • Religi
  • Parlementaria
  • Karawang
  • Politik
  • Peristiwa
  • Artikel
  • Ragam
  • Nasional
  • Pemerintah
No Result
View All Result
Portal Jabar - Gerbang Informasi Jawa Barat
No Result
View All Result
Home Media sosial

Peran Algoritma untuk Membungkam Netizen dalam Perang Kampanye Politik di Indonesia

Nida Shofiya by Nida Shofiya
Mei 15, 2022
in Media sosial, Politik
0
Peran Algoritma untuk Membungkam Netizen dalam Perang Kampanye Politik di Indonesia
0
SHARES
30
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Penulis: Ahmad Akbar Hidayat - 1910631190051

PORTAL JABAR,- Perang dunia maya di media sosial berkecamuk selama dua pemilihan presiden terakhir di Indonesia. Diskusi online lebih dicondongkan untuk memberi kesan pandangan kepada salah satu pihak, dan mereka yang tidak setuju tetap diam.

Fenomena ini disebut oleh ilmuwan politik Jerman Elisabeth Noelle-Neumann sebagai teori ‘spiral of silence’, di mana sekelompok publik tetap dalam cengkeraman ketakutan dan menekan partisipasi mereka dalam diskusi publik.

Algoritma mengurutkan umpan media sosial pengguna berdasarkan relevansi dan minat. Di Indonesia, para netizen menjadi berpengaruh ketika mereka menggunakan algoritma untuk mengubah popularitas suatu topik.

Pada beberapa tahun belakangan, media massa dapat mempengaruhi diskusi publik dengan mendorong agenda tertentu, tetapi sekarang algoritma melangkah lebih jauh, mendistorsi persepsi publik tentang pandangan mayoritas.

Netizen yang terkadang lebih dikenal sebagai ‘buzzer‘ berbayar, bisa dibilang dikelola oleh ahli strategi kampanye resmi, membuat umpan media sosial yang sangat spesifik yang memperkuat dan secara sistematis memindahkan poin pembicaraan ke dalam wacana politik arus utama. Salah satu tujuannya adalah untuk membungkam kebebasan pers dengan mengatur poin pembicaraan di media sosial.

Contohnya, tagar #TurunkanJokowi mencapai puncaknya pada 7 April 2022, sementara #MahasiswaBergerak dan #SayaBersamaJokowi muncul pada 9 April. dan mencapai puncaknya pada 10 April.
Topik seperti #SayaBersamaJokowi diciptakan oleh seorang netizen dan kemudian dibahas oleh pengguna media sosial lainnya. Ketika wartawan mencoba meliput gerakan mahasiswa (dengan hastag #MahasiswaBergerak), para netizen fokus pada kritik terhadap Jokowi. Ini menciptakan lingkungan yang mengancam bagi jurnalis karena mereka menawarkan narasi yang berbeda dengan #SayaBersamaJokowi dalam percakapan media sosial.
Generasi X (1965 – 1980) dan baby boomer (1946-1964) sangat bergantung pada Facebook, Instagram, dan WhatsApp untuk mendapatkan informasi politik mereka. Ini mungkin menutup kesenjangan digital terkait usia, tetapi tidak menutup kesenjangan dalam literasi digital. Kurangnya pemahaman generasi sebelumnya dengan cara kerja algoritma membuat mereka ragu untuk menyuarakan pendapat mereka jika itu tampak sebagai pandangan minoritas. Sesuai dengan teori spiral of silence oleh Elisabeth Noelle-Neumann, mengancam kemampuan jurnalis untuk memainkan peran mereka yang biasa dalam membentuk diskusi publik.

Indonesia terkenal dengan pengguna internetnya yang aktif menurut laporan We Are Social, terdapat 204,7 juta pengguna internet di Tanah Air per Januari 2022. Namun, ini belum mengarah pada literasi digital yang baik, bahkan pada generasi yang seharusnya melek huruf. Istilah mengejek “PANASTAK” (yang berasal dari PAsukan NASi koTAK) dan “PANASBUNG” (mirip dengan panastak, tapi lebih murah lagi) bermunculan dan menciptakan istilah baru untuk politik pendukung. Pendukung Jokowi disebut “cebong”, dan pendukung Prabowo disebut “kampret”. Algoritma berarti orang yang ‘berteman’ dengan Cebong kebanyakan menerima konten yang mendukung Jokowi, dan sebaliknya.

Algoritma telah memperkuat polarisasi dan mengubah cara orang mendiskusikan politik satu sama lain. Tantangan bagi para jurnalis adalah menawarkan narasi yang lebih berimbang, dengan tetap menjaga integritasnya. Literasi media digital di Indonesia juga perlu ditingkatkan, dan ini tergantung pada kemampuan netizen untuk menilai kebenaran dan melihat gambaran secara utuh.

Daftar Pustaka:

  • Septiani, Dina. 2022. “Indonesia: weaponising algorithms to silence dissent”,
  • https://www.eastmojo.com/news/2022/05/05/indonesia-weaponising-algorithms-to-silence-dissent/, diakses pada 15 Mei 2022 pada pukul 11.00
Tags: Algoritma
Previous Post

Twitter Menjadi Sosmed Pilihan Netizen untuk Berekspresi

Next Post

Jangan Buang-Buang Energi, Persiapan DOB Harus Maksimal

Nida Shofiya

Nida Shofiya

Next Post
Jangan Buang-Buang Energi, Persiapan DOB Harus Maksimal

Jangan Buang-Buang Energi, Persiapan DOB Harus Maksimal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Biodata dan Agama Wanda Hara, Fashion Stylish Artis Tanah Air dari Nagita Slavina hingga Chelsea Islan

Biodata dan Agama Wanda Hara, Fashion Stylish Artis Tanah Air dari Nagita Slavina hingga Chelsea Islan

Juli 10, 2021
Tenggak Miras, Tiga Warga Desa Telukbango Kecamatan Batujaya Meninggal Dunia Dan Satu Orang Kritis

Tenggak Miras, Tiga Warga Desa Telukbango Kecamatan Batujaya Meninggal Dunia Dan Satu Orang Kritis

September 27, 2021
5 Game Slot Penghasil Saldo Dana Tercepat, Dijamin WD!

Rekomendasi 5 Game Slot Penghasil Saldo Dana Tercepat, Dijamin WD!

Juni 20, 2023
Higgs Domino RP versi lama v1.54

Higgs Domino RP versi lama v1.54 Tetap Diminati oleh Para Penggemar.

Juni 12, 2023
Abdy Yuhana Komitmen Dorong Industri Kreatif Rakyat

Abdy Yuhana Komitmen Dorong Industri Kreatif Rakyat

2
Konflik Papua Tak Kunjung Usai, TB Hasanuddin: Panglima TNI Berikutnya Harus Paham Operasi Teritorial

TB Hasanuddin Soroti Pengerahan BIN Untuk Program Vaksinasi

1
Idul Adha Momentum Bangun Peduli sesama, Jaswita Jabar Berbagi dengan Masyarakat Sekitar

Idul Adha Momentum Bangun Peduli sesama, Jaswita Jabar Berbagi dengan Masyarakat Sekitar

1
Abdy Yuhana Mendengar dan Berbagi Bersama Masyarakat

Abdy Yuhana Mendengar dan Berbagi Bersama Masyarakat

1
Lakukan Aksi Diam Lanjutan, Yayasan Kawulajaan Kebonjati Pertanyakan Penetapan Sita Jaminan Perkara No 598

Lakukan Aksi Diam Lanjutan, Yayasan Kawulajaan Kebonjati Pertanyakan Penetapan Sita Jaminan Perkara No 598

Desember 5, 2024
Anggota DPRD Subang, A. Fauzi Ridwan, Serap Aspirasi Warga Patokbeusi dalam Reses

Anggota DPRD Subang, A. Fauzi Ridwan, Serap Aspirasi Warga Patokbeusi dalam Reses

Desember 5, 2024
Pleno Rekapitulasi Suara Pilkada Karawang: Semangat Gen-Z untuk Masa Depan Politik

Pleno Rekapitulasi Suara Pilkada Karawang: Semangat Gen-Z untuk Masa Depan Politik

Desember 5, 2024
Gunakan Bantalan Sintetis, PT KAI Daop 2 Lakukan Inovasi Keberlanjutan

Gunakan Bantalan Sintetis, PT KAI Daop 2 Lakukan Inovasi Keberlanjutan

Desember 4, 2024

Recent News

Lakukan Aksi Diam Lanjutan, Yayasan Kawulajaan Kebonjati Pertanyakan Penetapan Sita Jaminan Perkara No 598

Lakukan Aksi Diam Lanjutan, Yayasan Kawulajaan Kebonjati Pertanyakan Penetapan Sita Jaminan Perkara No 598

Desember 5, 2024
Anggota DPRD Subang, A. Fauzi Ridwan, Serap Aspirasi Warga Patokbeusi dalam Reses

Anggota DPRD Subang, A. Fauzi Ridwan, Serap Aspirasi Warga Patokbeusi dalam Reses

Desember 5, 2024
Pleno Rekapitulasi Suara Pilkada Karawang: Semangat Gen-Z untuk Masa Depan Politik

Pleno Rekapitulasi Suara Pilkada Karawang: Semangat Gen-Z untuk Masa Depan Politik

Desember 5, 2024
Gunakan Bantalan Sintetis, PT KAI Daop 2 Lakukan Inovasi Keberlanjutan

Gunakan Bantalan Sintetis, PT KAI Daop 2 Lakukan Inovasi Keberlanjutan

Desember 4, 2024
Portal Jabar

Kami adalah sumber informasi terkini, inspirasi, dan interaksi. Kami berkomitmen untuk menyajikan konten berkualitas tinggi yang mengedukasi dan menginspirasi.

Follow Us

Recent News

Lakukan Aksi Diam Lanjutan, Yayasan Kawulajaan Kebonjati Pertanyakan Penetapan Sita Jaminan Perkara No 598

Lakukan Aksi Diam Lanjutan, Yayasan Kawulajaan Kebonjati Pertanyakan Penetapan Sita Jaminan Perkara No 598

Desember 5, 2024
Anggota DPRD Subang, A. Fauzi Ridwan, Serap Aspirasi Warga Patokbeusi dalam Reses

Anggota DPRD Subang, A. Fauzi Ridwan, Serap Aspirasi Warga Patokbeusi dalam Reses

Desember 5, 2024
  • Home
  • Jawa Barat
  • Religi
  • Parlementaria
  • Karawang
  • Politik
  • Peristiwa
  • Artikel
  • Ragam
  • Nasional
  • Pemerintah

© 2024 Portal Jabar - PT Portal Wijaya Kusumah.

No Result
View All Result
  • Home
  • Jawa Barat
  • Religi
  • Parlementaria
  • Karawang
  • Politik
  • Peristiwa
  • Artikel
  • Ragam
  • Nasional
  • Pemerintah

© 2024 Portal Jabar - PT Portal Wijaya Kusumah.