PORTAL JABAR,- Tidak bisa dipungkiri dalam hidup interaksi sosial merupakan kunci dari semua kehidupan sosial. Jika dilihat dari masyarakat saat ini yang serba cepat dengan adanya kemajuan teknologi terutama media sosial telah memberikan platform atau ruang untuk membandingkan hidup dengan orang lain dan seringkali fokus pada kekurangan dan keinginan yang belum terpenuhi, sehingga melupakan betapa pentingnya menghargai apa yang telah dimiliki. Merasa kurang percaya diri, tidak puas dengan penampilan atau kemampuan diri, atau merasa tidak layak adalah perasaan yang dapat menghambat pertumbuhan dan kebahagiaan pribadi. Hal tersebut biasa disebut juga dengan insecure.
Rasip (dalam Wardiansyah, 2022) mengartikan Insecure sebagai perasaan dimana seseorang mengalami rasa tidak aman, seseorang cenderung hidup dalam ketakutan. Semakin tidak percaya diri, semakin banyak rasa tidak aman yang ada dalam pikiran. Perasaan insecure ini muncul karena kurangnya penghargaan terhadap diri sendiri, merasa tidak puas dan tidak yakin oleh kemampuan dirinya. Namun menurut saya, dalam menghadapi rasa insecure terdapat keajaiban yang bisa dicapai dalam mengaplikasikan rasa syukur sehingga dapat membantu kita membangun kepercayaan diri yang kokoh.
Bersyukur merupakan sikap mental yang penting karena melibatkan apresiasi dan penghargaan terhadap segala hal dalam hidup, baik yang besar maupun kecil. Dalam kehidupan yang penuh tekanan dan tantangan, rasa syukur membantu menghadapi segala hal dengan lebih baik.
Menggeser Perspektif
Ketika terlalu terpaku pada kekurangan diri sendiri atau merasa tidak yakin dengan kemampuan diri akan memicu perasaan insecure yang intens. Menghadapi rasa insecure dengan bersyukur, penting untuk mempraktikkan kesadaran diri yang mendalam. Ketika merasa cemas atau tidak aman tentang diri kita, penting untuk menyadari pikiran negatif dan mengalihkannya ke hal-hal positif yang kita miliki dalam hidup. Dengan melatih diri untuk mengalihkan perhatian ke momen-momen berharga, prestasi, dan hubungan yang dimiliki, akan membangun fondasi yang kuat untuk kepercayaan diri dalam menghadapi tantangan dan mengembangkan potensi.
Ketika kebersyukuran itu terus menerus dilatih akan memperkuat pola pikir positif dan mengubah cara seseorang memandang hidup. Bukannya terus-menerus mengeluh tentang apa yang kurang, justru belajar untuk melihat sisi positif dari setiap situasi. Rasulullah SAW juga menegaskan bahwa Allah tidak melihat kepada bentuk rupa dan harta tetapi Allah melihat seseorang dari hati dan amalnya (H.R Muslim). Penting untuk menyadari hal ini, bahwa kita dapat mengembangkan rasa syukur yang lebih dalam terhadap karunia Allah yang telah diberikan kepada kita, termasuk kesempatan untuk memperbaiki hati dan berbuat baik.
Dengan memperhatikan hal-hal positif yang telah dicapai dan dimiliki, akan memperoleh bukti nyata bahwa kita mampu mencapai hal-hal yang penting dan berharga. Pencapaian-pencapaian tersebut akan memperkuat kepercayaan diri dan memberikan keyakinan akan mampu mengatasi hambatan atau rintangan yang mungkin akan terjadi di masa depan. Bersyukur juga membantu mengurangi perbandingan sosial yang sering kali merusak kepercayaan diri. Dengan menghargai dan merasa bersyukur atas hidup diri sendiri, kita mengakui bahwa setiap individu memiliki perjalanan dan kehidupan yang unik. Hal tersebut juga akan mengurangi kebutuhan untuk membandingkan diri dengan orang lain dan memungkinkan kita untuk memfokuskan energi pada perkembangan pribadi dan pencapaian yang bermanfaat bagi diri sendiri.
Oleh karena itu, bersyukur memiliki dampak positif yang kuat dalam melawan perasaan insecure dan membangun kepercayaan diri yang sehat. Secara keseluruhan, rasa syukur memegang peran penting dalam mencapai kehidupan yang lebih memuaskan. Berterima kasih atas apa yang kita miliki, membuka pintu kebahagiaan yang lebih besar, kesehatan yang lebih baik, dan hubungan yang lebih bermakna.
PENULIS: Fadhila Amalia
REFERENSI
- Diah, I. (2020, September 15). 9 Ayat Al ur’an dan Hadits Penyemangat Saat Merasa Insecure. Retrieved from Muslimah Daily: https://muslimahdaily.com/khazanah/muslim-digest/item/4472-9-ayat-al-qur-an-dan-hadits-penyemangat-saat-merasa-insecure.html
- Wardiansyah, J. A (2022). Pengaruh Insecure Terhadap Interaksi Sosial Pada Santri Babun Najah. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 1-21













































































Discussion about this post