Sempat Ditangkap, Pak Kumis Yang Maksa Minta Duit Parkir Di Waduk Cirata Kembali Dilepas

PURWAKARTA- Setelah ditangkap pihak Kepolisian dari Polres Purwakarta, empat pemuda asal Desa Palumbon, Kecamatan Maniis, yang diduga telah melakukan pungutan liar di Kawasan Wisata Waduk Cirata, pada Rabu (11/7/2018) kemarin kembali dibebaskan.

Namun, kendati demikian, bebasnya keempat pemuda tersebut bukan tanpa syarat dan bisa terbebas begitu saja setelah diduga sempat membuat resah para pengunjung di Kawasan Waduk Cirata.

Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP Agta Bhuwana Putra, mengatakan, selama berada di Polres Purwakarta, ke empat tersangak melalui beberapa proses sebelum akhirnya kembali dibebaskan.

"Para tersangka telah kami periksa, selanjutnya dibina dan dibuatkan surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan mereka yang dianggap meresahkan warga," kata Kasat Reskrim, melalui pesan singkatnya, Kamis (12/7/2018).

AKP Agta Menambahkan, jika para pelaku mengulangi perbuatanya maka pihak kepolisian akan menangkap serta menjerat mereka dengan pasal 368 Kuhpidana dengan ancaman hukuman maksimal 15 Tahun Penjara.

"Bagi siapa saja yang merasa jadi korban para pelaku tindak pidana pungli atau pemerasan silahkan segera melapor kepada pihak kepolisian, maka kami akan segera menindaknya," pungkasnya. 

Sebelumnya, empat pemuda asal Desa Palumbon, Desa Maniis, Purwakarta, yaitu Dede (18), Eman Bastian (38), Juma (16), Ina (48), diamankan polres Purwakarta, lantaran diduga membuat resah para pengunjung Kawasan Waduk Cirata dengan memaksa meminta pungutan parkir secara liar. (Rhu)

Tags:

Berita Terkait

Related News