Pungli Di SMKN 1 Jayakerta, Kepala Sekolah Dan Guru Dipanggil Tim Saber

KARAWANG-Tim Saber pungli temukan adanya dugaan pungutan liar yang dilakukan sejumlah sekolah, termasuk di SMKN 1 Jayakerta yang sempat ramai mencuat ke publik.

Ketua Saber Pungli Karawang, Kompol Ryky Muharam mengatakan, segala bentuk pungutan tanpa kesepakatan orangtua siswa dengan pihak sekolah yang sifatnya diwajibkan atau baku, tanpa disertai aturan yang berlaku termasuk pungli.

"Ada unsur pungli di SMKN Jayakerta. Tiga orang kami periksa, Kepsek, Wakasek dan bendahara sekolah," kata Ryky kepada Portaljabar.net, Senin (23/7/2018).

Namun, kata Ryky, pihaknya sejauh ini mengedepankan upaya pembinaan. Apa yang terjadi di SMKN 1 Jayakerta, menurutnya merupakan kurangnya pemahaman Kepala Sekolah dengan aturan yang berlaku.

"Memang kebutuhan sekolah tingkat SMA/SMK sederajat melebihi anggaran bantuan dari pemerintah. Namun dalam menggalang dana untuk menutupi kekurangan harus tetap seizin Dinas terkait tidak boleh kepala sekolah mengambil keputusan soal itu karena nanti menyangkut kebijakan sekolah sederajat lainnya," ungkap Ryky.

Informasi terakhir, Senin (23/7/2018) semua Guru berikut Kepala sekolah dipanggil kembali ke Polres Karawang, dan menandatangani sejunmlah pernyataan.

"Diantaranya ada soal pengembalian iuran yang sempat diserahkan ortu murid. Tapi nanti bagaimana kebijakan kesepakatan orangtua dengan sekolah soal berapa pengembalian iuran itu. Apalah seluruhnya atau tidak, karena memang iuran yang diperbolehkan harus sesuai kesepakatan pihak yang terkait, sesuai kemampuan dan sekolah tidak boleh memaksa," tutupnya. (ega)

Tags:

Berita Terkait

Related News