Pakar Hukum : Ketua Forum K3S Utik Surtikah Wajib Kembalikan Duit Pungli Rp 4,8 Miliar

KARAWANG- Pakar Hukum, Muhammad Gary Gagarin Akbar menyatakan bahwa uang pungutan liar (pungli) yang dikumpulkan oleh Ketua Forum Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Karawang, Utik Surtikah, sebesar Rp16 juta per orang dikali 300 peserta Penguatan Kepala Sekolah dengan jumlah Rp4,8 miliar harus dikembalikan kepada peserta berdasarkan perintah Mendikbud Muhadjir Effendi.

Pasalnya menurut Gary setelah dilihat kronologis kejadian, Utik Surtikah selaku ketua Forum K3S meminta izin kepada Direktur Pembinaan Tenaga Kependidikan, Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan untuk diagendakan mengikuti kegiatan penguatan Kepala Sekolah melalui surat bernomor 421.2/05/FK3S/2018.

Setelah itu Direktur Pembinaan Tenaga Kependidikan, Bambang Winarji memerintahkan Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LP2KS) di Karanganyar, Jawa Tengah dengan surat bernomor 10613/BS/LL/2018 untuk melaksanakan kegiatan penguatan kepala sekolah bagi 300 peserta yang dimohon Forum K3S Karawang. 

"Kronologisnya memang ada keterikatan antara Forum K3S Karawang dan Direktur Pembinaan Tenaga Kependidikan (Tendik). Jelas bahwa Mendikbud memerintahkan Direktur Pembinaan Tendik mengembalikan uang kepada peserta. Sementara uang tersebut yang berasal dari setoran Forum K3S Karawang," ujar Gary kepada Portaljabar.net, Jumat, (27/07/2018).

Sedangkan jika melihat surat dari Mendikbud, tembusannya tidak mencantumkan Forum K3S. "Tetapi secara implisit ya Forum K3S Karawang termasuk objek surat itu," ujarnya.

Menurut Gary bagi orang awam pasti mengira Forum K3S Karawang tidak diperintahkan mengembalikan uang pungli kepada peserta. "Karena tidak ada penyebutan K3S secara konkrit di surat itu. Tetapi K3S dapat izin melakukan Penguatan dari siapa, itu yang penting," ucapnya.

Menurut Gary berdasarkan Permendikbud teranyar yang berwenang melakukan kegiatan Penguatan Kepala Sekolah adalah LP2KS. "Cuma LP2KS yang berwenang. LP2KS bisa mengadakan kerjasama dengan lembaga lain dengan syarat ada izin dari Direktur Pembinaan Tendik. K3S ini kan memohon ikut penguatan ke Direktur Pembinaan Tendik dan akhirnya diberi izin," jelasnya.

Sementara itu Utik Surtikah belum mau memberikan klarifikasi kepada Portaljabar.net atas perintah Mendikbud untuk mengembalikan uang pungli sekitar Rp4,8 miliar rupiah kepada masing-masing peserta. (Uya)

Tags:

Berita Terkait

Related News