Mengenal Sosok Wakil Walikota Bogor Terpilih Dedie A Rachim

BOGOR - Semuanya terjadi diluar dugaan para pengamat politik. Prediksi santer dikalangan para politisi yang menyanding-nyadingkan calon Walikota Bogor (Petahana) Bima Arya Sugiarto dengan sejumlah tokoh politik di Kota Bogor pun mengiang ke seantero kota berjuluk Kota Hujan.

Namun menjelang penetapan masing-masing pasangan calon pada pertarungan pemilihan walikota dan wakil walikota Bogor, tiba-tiba saja muncul nama Dedie A Rachim yang tidak pernah disebut-sebut sebelumnya. Tentu saja ini cukup mengejutkan semua pihak.

Gong pertarungan perebutan kursi nomor satu dan dua di Kota Bogor pun ditabuh. Hingga akhirnya pada 27 Juni 2018 lalu, pertarungan dimenangkan pasangan Bima-Dedie (Badra). KPU kemudian secara resmi menetapkan pasangan tersebut sebagai Walikota dan Wakil Walikota Terpilih pada Kamis 26 Juli 2018.

Bima Arya dan Dedie A.Rachim/net

 

Dengan begitu, mantan Direktur Pembinaan Jaringan dan Kerja Sama Antar Komisi dan Instansi (PJKAKI) Komisi Antirasuah (KPK) itu dipastikan mendampingi Wali Kota Bogor Bima Arya periode 2018-2023, walau pelantikannya masih harus menunggu hingga Juli tahun depan.

Dedie, yang lahir di Garut, Jawa Barat, 6 April 1966, merampungkan studinya di Institut Teknologi Bandung (ITB) jurusan Desain Produk Industri pada tahun 1993. Kemudian pada 1996 memulai karirnya di beberapa perusahaan swasta hingga tahun 2005, antara lain di Astra Mobil, Digital Media, Maha Cipta Indonesia, dan White Space. Dan akhirnya pada dua belas tahun lalu, Dedie mengikuti seleksi "Indonesia Memanggil I" dan lolos sebagai pegawai KPK.

Dedie A.Rachim/net

 

Sepanjang karirnya di KPK, berbagai jabatan pun Ia sandang. Pria yang juga jebolan FISIF UI Jurusan Administrasi/Kebijakan Publik (2013) dengan gelar Magister itu menjalani karirnya sebagai Fungsional Madya KPK (2005-2009). Dia kemudian mendapat promosi jabatan sebagai Direktur Pendidikan Pelayanan Masyarakat (Dikyanmas) KPK (2009-2015).

Selama itu pula, Dedie beberapa kali dipercaya untuk menjadi pelaksana tugas dan Pelaksana Harian (Plt. dan Plh.) diantaranya Plt. Direktur PP LHKPN KPK, Plt. Direktur Litbang KPK dan Plh. Deputi Bidang Pencegahan KPK, hingga pada 2015 sampai jelang pencalonan dirinya mendampingi Bima Arya sebagai Calon Wakil Walikota Bogor, Ia menjabat Direktur PJKAKI KPK.

Dedie A. Rachim bersama warga Kota Bogor/net

Panggilan hati suami Yantie Rachim untuk memutuskan menjadi garda pemberantas korupsi itu, berawal dari perasaan dirinya sebagai korban atas perilaku Koruptor yang dinilai telah memporakporandakan perekonominan nasional serta menyengsarakan rakyat.

"Sebagian besar kita adalah korban korupsi," kata suami Yantie Rachim ini. 

Memulai kiprahnya di dunia politik dengan pencalonan dirinya pada kontestasi pemilihan Kepala Daerah (Kota), menurutnya atas dasar niat dan itikad baik untuk dapat berkontribusi terhadap pembangunan wilayah khususnya di Kota tempat dirinya bersama keluarga bermukim sekarang ini.

"Bila politik dilandasi oleh nilai kebaikan, akan memberi hasil yang bermanfaat," singkat ayah dua anak yang memiliki segudang penghargaan dari dalam dan luar negeri tersebut. (Her)

 

Berikut Data Lengkap Wakil Walikota Bogor Terpilih Dedie A. Rachim :

 

 

 

Tags:

Berita Terkait

Related News