Gagal Berangkat Haji, Owner Travel ONH Plus Di Bogor Dipolisikan Jemaah

BOGOR-Mengaku tertipu hingga puluhan miliar rupiah, 60 agen travel pemberangkatan Haji di Kota Bogor melaporkan UH, owner PT Diaksundus Karya Utama sebagai owner Travel ONH Plus ke Mapolresta Bogor Kota, Kamis (16/8/2018).

Sebelumnya, pada Rabu (15/8) petang, puluhan jemaah ONH Plus mengeruduk rumah UH di Perumahan Toyal Tajur, Bigor Selatan, Kota Bogor. Mereka menuntut janji travel tersebut yang akan memberangkatan ibadah haji pada 11 Agustus lalu.

"Kami dari pihak jemaah minta uang yang sudah kami setorkan itu dikembalikan," ujar Midun, salah seorang jemaah.

Sementara itu kuasa hukum para jemaah, Rosadi, mengatakan, sedikitnya ada 400 jemaah dari berbagai daerah di Indonesia yang sudah menyetorkan uang ONH mereka kepada pihak Travel Niaksundus. Rata-rata per jemaah menyetirkan sebesar Rp120 juta.

"Sejak 9 Agustus, empat ratusan jemaah tersebut sudah dikarantinakan di Hotel Bandara untuk menunggu diberangkatkan. Tapi sampai saat ini tidak ada pemberangkatan untuk mereka," katanya.

Sebelum mendatangi kantor dan owner travel tersebut, sambung Rosadi, pihaknya telah melakukan pengecekan ke Kedutaan Arab Saudi di jakarta. Namun ternyata, saat di cek, visa para jemaah tersebut tidak didaftarkan oleh pihak travel.

"Setelah dicek ke Kedutaan, visa para jemaah pun tidak didaftarkan. Akibat ini dugaan kerugian dari seluruh jemaah mencapai sekitar Rp40 miliar," ucapnya.

Akibat kekesalan yang memuncak dari para jemaah, akhirnya seluruh agen travel yang telah menyetorkan uang para jemaah kepada pihak Diaksundus melaporkan UH selaku owner Travel tersebut ke Mapolresta Bogor Kota.

Polisi kini telah mengamankan UH untuk dimintai keterangan bersama sejulah saksi terkait kasus tersebut. Hingga berita ini diturunkan belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian. Polisi masih mendalami kasus tersebut. (her).

Tags:

Berita Terkait

Related News