Dicky Saromi Resmi Dilantik, PJ Bupati Baru Ini Siap Pimpin Kabupaten Cirebon

CIREBON-Pagi ini Dicky Saromi, resmi dilantik menjadi Penjabat (Pj) Bupati Cirebon. Proses pelantikan digelar di Gedung Sate Bandung, yang langsung dipimpin oleh Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, Senin (19/11/2018) sekitar pukul 09.00 WIB. 

Diketahui, setelah dilaksanakan pelantikan, Dicky Saromi PJ Bupati Cirebon, akan segera menghadiri Paripurna Laporan Keuangan Pertanggungjawaban (LKPj) akhir masa jabatan Bupati Cirebon Periode 2014-2019 di DPRD Kabupaten Cirebon.

Dalam kesempatan itu, Dicky Saromi PJ Bupati Cirebon, mengatakan, dilantiknya dirinya ditugaskan untuk dapat menjalankan pemerintahan Kabupaten Cirebon agar tidak berhenti.

"Dalam mengemban amanah ini, ada batasan-batasan tertentu seperti melakukan mutasi-mutasi dan juga tidak melakukan pemekaran wilayah dan tidak membatalkan perizinan," katanya saat diwawancarai usai pelaksanaan pelantikan tersebut. 

Dalam menjalankan pemerintahan ini, Ia secepatnya akan mengorentasikan diri dan mempelajari situasi Kabupaten dan hal-hal apa saja yang harus ia lakukan untuk Kabupaten Cirebon, 

"Saya akan secepatnya mulai untuk koordinasi dengan semua pihak, karena pesan pak Gubernur juga seperti itu. Kami juga segera menyelesaikan anggaran perubahan yang sempat tertunda, dan kemudian saya juga akan menghantarkan untuk penetapan anggaran murni tahun 2019 yang sudah dibahas dan sudah disepakati dengan anggota DPRD Kabupaten Cirebon," tuturnya. 

Sementara itu, Gubernur jawa barat, Ridwan Kamil, memberikan pesan yang tertera ada PP 49 2088, ada larangan-larangan sepertinya memberikan mutasi. Kemudian, melakukan kebijakan yang bertentangan dengan kebijakan sebelumnya.

"Pada intinya, semua kebijakan tidak boleh sendiri, harus konsultasi ke Gubernur," tegasnya. 

Lanjut Gubernur, bahwa fenomena yang telah terjadi dapat menjadi hikmah dan pelajaran agar tidak melakukan hal-hal negatif seperti yang sebelumnya.

"Satu dari 12 modus yang saya catat, memang salah satunya dirotasi mutasi. Mudah-mudahan, tidak ada lagi hal seperti itu di Jawa Barat," tutupnya. (abr).

Tags:

Berita Terkait

Related News