Cellica Ajak Masyarakat Kenali Dan Waspadai Kejahatan Dunia Maya

KARAWANG - Perkembangan pesat teknologi sangat berperan dalam kehidupan manusia masa kini, terutama komputer dan internet. 

Saat ini, aktivitas manusia mayoritas dilakukan berhubungan dengan Internet. Misalnya kegiatan berkomunikasi dengan orang lain, mencari pekerjaan, mencari informasi hingga kegiatan yang berkaitan dengan ekonomi seperti internet banking, online shop dan sebagainya.

Semakin canggih teknologi bukan hanya memberi banyak keuntungan nilai-nilai positif bagi masyarakat, tetapi kegiatan-kegiatan melalui internet tersebut dapat disalahgunakan, terutama keamanan ketika berlangsungnya pentransferan data pada jaringan. 

Data yang melewati jaringan komputer bisa disadap, dicuri, atau dirusak. Data-data yang disalahgunakan tersebut dapat digunakan untuk keuntungan pribadi, bahkan dapat digunakan untuk tindak kejahatan. Canggihnya teknologi saat ini membuat kejahatan dunia maya (cyber crime) semakin tangguh untuk unjuk diri ditengah masyarakat.

Melihat potensi aksi kejahatan dunia maya yang sangat tinggi, Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana mengajak masyarakat untuk lebih waspada.

"Perkembangan internet adalah salah satu yang tidak bisa dibendung dan kini telah menjadi hal yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari," ujar Cellica, saat menghadiri Seminar Cyber Security Defence, belum lama ini.

Selain dampak positif yang diberikan, kata Cellica, internet memiliki hal negatif yang dapat merugikan penggunanya.

"Kejahatan tersebut adalah satu hal yang perlu diwaspadai saat ini dan memerlukan perhatian. Selain melalui penggunaan internet, cyber crime dapat muncul seiring dengan pemakaian jaringan sistem komputer yang menggunakan infrastruktur sistem telekomunikasi dalam bentuk cyber attack seperti serangan virus, malware, dan sebagainya," kata dia.


Maka dari itu, lanjut bupati, kita perlu pintar-pintar memilah hal-hal apa yang perlu kita lakukan maupun tidak.

"Berkaitan dengan kejahatan dunia maya, masyarakat pun perlu jeli dalam melakukan transaksi-transaksi online  maupun offline  yang memerlukan data diri pribadi seperti No KTP, alamat, data kartu kredit, dll," tandasnya. (ega)

Tags:

Berita Terkait

Related News