Penundaan Pelantikan Calon Kades Curug, Kebijakan Rezim Cellica Yang Gak Jelas

KARAWANG- Kisruh Pilkades Curug, Kecamatan Klari akibat berbagai kecurangan yang dilakukan oleh Panitia Pilkades membuat rezim Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana melalui Asda 1, Samsuri memutuskan kebijakan untuk menunda pelantikan Calon Kades Usman Sonjaya yang dimenangkan oleh hasil hitung ulang suara tidak sah yang statusnya ilegal.

"Keputusannya ditunda pelantikan Usman oleh Bupati Cellica. Kalau ternyata setelah waktu penundaan habis, Calon Kades Usman tetap dilantik, saya bersama penasehat hukum belum memutuskan langkah yang bakal diambil selanjutnya," ucap Cece Hermawan Calon Kades yang dikalahkan dalam hitung ulang ilegal.

Menyikapi hal diatas, pakar hukum, Asep Agustian alias Askun mengkritik langkah yang diambil oleh rezim Cellica via Asda 1, Samsuri yang sembrono dalam memutuskan kebijakan.

"Asda 1 gak benar kerjanya, masa ditunda sih. Ini sama saja Pemda Karawang menunda-nunda masalah," ujar Askun.

Menurut Askun seharusnya Bupati mengambil kebijakan yang pasti yaitu dengan memutuskan dengan jelas bagi pihak yang berperkara.

"Harusnya kan Bupati itu memutuskan dengan segera mau dilantik atau dibatalkan sekalian pelantikan (Usman)," ujarnya.

Karena jika ditunda selain tidak ada kepastian bagi pihak berperkara, juga akan menjadi bumerang bagi Bupati dalam kerangka Pemilu 2019.

"Efeknya ke Pemilu 2019, karena akan terjadi mosi tidak percaya dari masyarakat ke Bupati," tandasnya. (Uya)

Tags:

Berita Terkait

Related News