Upaya Lanjutkan Garis Keturunan, Tahanan Palestina Selundupkan Sperma

PORTALJABAR.NET-Konflik berlarut-larut antara Israel dan Palestina membuat banyak keluarga terpisah. Walaupun begitu, ada cara para suami untuk tetap mempertahankan keturunannya sekalipun mereka di penjara.

Melalui fertilisasi in vitro atau bayi tabung, sperma para warga Palestina yang dipenjara telah berhasil melanjutkan keturunan mereka di daerah tersebut. Para ayah ini diketahui menyelundupkan sperma mereka untuk keluar dari penjara.

"Ini sebuah revolusi. Begitu banyak tahanan telah berhasil menyelundupkan sperma dan menjadi ayah," tutur Menteri Urusan Tahanan Palestina Issa Qarage, seperti yang dikutip dari RT.com.

"Mereka berusaha mempertahankan keluarga dan ini adalah tantangan besar dengan mempertimbangkan kenyataan pahit di dalam penjara Israel," tambahnya.

Diketahui, terdapat salah satu warga Palestina yang baru saja menjadi ayah yakni Saed Muhammed Ali Salah. Dia dihukum penjara selama 27 tahun di penjara Israel. Setelah kunjungan istrinya ditolak, dia harus memikirkan sebuah cara.

Menurut sang istri, Wafa, dia berhasil mengandung putra pertamanya, Ayyed, setelah suaminya menyelundupkan spermanya keluar dari penjara. Metode ini menjadi semakin populer bagi pria Palestina untuk melanjutkan garis keturunan mereka. (red).

Tags:

Berita Terkait

Related News