Mulyono : Pengabdian Terhadap Rakyat Tidak Harus Jadi Pejabat

KARAWANG- Sebuah adagium bijak bestari mengatakan, yang tua harus bijak, yang muda saatnya memimpin. Jangan heran jika generasi muda kini dituntut harus mampu berada di garda terdepan.

Rasanya intro dari kalimat diatas tidak berlebihan jika dialamatkan kepada H.S Mulyono, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Karawang, yang merupakan sosok muda dengan semangat membara.

Sebagai nakhoda Partai Golkar Karawang, Mulyono secara politis telah mendeklarasikan diri untuk membawa partainya sebagai partai pemenang di Pemilu 2019 mendatang. Dengan semangat muda yang menyala-nyala terus mengibarkan kuningisasi sebagai warna kebesaran Partai Golkar
adalah harga mati bagi Mulyono dan kadernya.

Tekad Mulyono untuk memenangkan Partai Golkar dalam kontestasi politik  Pemilu 2019, dengan semangat mudanya tanpa mengenal lelah. Mobilitas Mulyono telihat dalam penguasaan medan yang dikunjunginya dari 309 Desa/Kelurahan di Kabupaten Karawang.

Mulyono mengatakan, Partai Golkar sebagai partai senior memiliki slogan 'Suara Golkar Suara Rakyat’ sehingga wajib hukumnnya mengambil simpati rakyat.

"Kami harus mampu merebut hati rakyat,” ujar Mulyono beberapa waktu lalu.

Bahkan usai ramai diisukan mencalonkan diri sebagai Bupati Karawang, Mulyono memilih tidak terlalu menanggapinya dan fokus pada pemenangan Partai Golkar di Pemilu.

"Saya belum berminat untuk berpikir kesana (maju sebagai Calon Bupati), karena kami selama ini berpikir hanya fokus untuk memenangkan Partai Golkar di Kabupaten Karawang," ujarnya.

Lanjut Mulyono pengabdian terhadap rakyat, tidak harus menjadi pejabat. Dengan mewujudkan kedaulatan rakyat dalam mengembangkan kehidupan demokrasi Pancasila, menjunjung tinggi dan menghormati kebenaran, keadilan, hukum dan hak asasi manusia,  sudah termasuk bentuk pengabdian terhadap bangsa dan negara.

Tujuan Partai Golkar jelas Mulyono adalah dapat menciptakan masyarakat yang adil dan makmur secara merata, melalui kebijakaan politik yang bersifat publik. Melakukan rekrutmen kader yang berkualitas guna diabdikan sepenuhnya untuk kepentingan dan kesejahteraan rakyat, dengan membuka diri terhadap berbagai pikiran, aspirasi dan, kritik dari masyarakat merupakan jatidiri Partai Golkar. (Uya)

Tags:

Berita Terkait

Related News