Jelang Pemilu 2019, Diskominfo Kabupaten Cirebon Akan Blokir Situs Hoax

CIREBON-Berkaca pada pemilu sebelumnya, banyak berita hoax yang menjamur jelang pemilu dilaksanakan. Kini, Diskominfo Kabupaten Cirebon akan memblokir situs-situs hoax jelang Pileg dan Pilpres 2019 mendatang.

Hal itu dikatakan Sekretaris Diskominfo Kabupaten Cirebon, Yadi Wikarsa. Menurutnya, jelang pemilu tidak sedikit peredaran berita-berita hoax yang diduga dilakukan oleh suatu kubu terhadap kubu lainnya tidak mudah terbendung.

"Untuk mengantisipasi hal itu, kami Diskominfo akan memberikan akses kepada masyarakat tentang pengaduan terhadap media atau konten yang bersifat hoax," tuturnya, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (7/1/2019).

Itu tentunya, Diskominfo sejalan dengan kebijakan Pemerintah untuk memblokir situs yang bersifat hoax. Dan Ia pun mengapresisi keputusan Pemerintah untuk membuat website khusus yakni Tundenhoax.

"Kami sangat mengapresiasi keputusan Pemerintah, dan kami juga akan berkonsentrasi pada penyaluran edukasi kepada masyarakat untuk meminimalisir berita hoax," papar Yadi.

Menurutnya, dalam mengatasi berita hoax, harus mendapat dukungan dari semua pihak. Dan juga berkewajiban memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan berita hoax, agar masyarakat tidak termakan dengan isu-isu atau situs hoax.

"Satu hal yang harus jadi catatan penting, mereka para elit politik harus mampu memikirkan persoalan itu agar masyarakat dapat berfikir kritis," tambahnya.

Sejauh ini, lanjut Yadi, di Kabupaten Cirebon belum mengantongi data situs-situs hoax. Karena menurutnya, ruang lingkupnya masih menjadi kewenangan pusat.

"Datanya masih dipegang oleh Pemerintah Pusat. Akan tetapi, jika ada informasi tersebut maka bisa melaporkannya ke Siber Crime di Kementerian Kominfo," tutup Yadi. (abr)

Tags:

Berita Terkait

Related News