Lambat Umumkan DPTHP-2, Bawaslu Gelar Sidang Klarifikasi KPU Majalengka 

MAJALENGKA-Bawaslu Kabupaten Majalengka menggelar sidang klarifikasi dengan memanggil KPU Kabupaten Majalengka terkait belum diumumkannya DPTHP-2 Pileg dan Pilpres 2019 oleh KPU Kabupaten Majalengka di Kantor desa/kelurahan.

Sidang dipimpin Komisioner Bawaslu Divisi Penindakan Pelanggaran, Abdul Rosyid, didampingi Komisioner Bawaslu Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga, Dede Sukmayadi, dan Komisioner Divisi Hukum Data dan Informasi, Idah Wahidah, serta dari KPU Kabupaten Majalengka dihadiri langsung Ketua KPU, Agus Syuhada, Komisioner Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Elih Solihah Fatimah, Komisioner Divisi Teknis Kurniasih dan Kasubag Hukum KPU Kabupaten Majalengka, Niknik Ratna Suminar. 

Abdul Rosyid mengatakan, hasil putusan sidang klarifikasi memutuskan termasuk pelanggaran administratif Pemilu. 

"Putusan sidang klarifikasi,  kita perintahkan kepada KPU untuk memperbaiki dan segera mengumumkan DPTHP-2 di Kantor desa/kelurahan," ungkap Abdul Rosyid, Kamis (10/1/2019). 

Sementara Ketua KPU Kabupaten Majalengka, Agus Syuhada, mengatakan, seusai sidang klarifikasi hanya terjadi misskomunikasi saja terkait Surat Edaran KPU RI Nomor 1543 tanggal 21 Desember 2108 tentang perintah pencetakan dan pengumuman DPTHP2 oleh KPU Kab/Kota.

"Sebetulnya kita sudah melakukan pengumuman, legal standingnya di Surat Edaran KPU RI nomor 1543 ini,  kita tidak akan menemukan di UU nomor 7 tahun 2017 maupun di Peraturan KPU. Kami telah mengklarifikasi dan Bawaslu sudah memahami dan tidak ada batas waktu pengumuman DPTHP-2 , DPT bahkan sudah diumumkan sejak Agustus kemarin dan untuk pengumuman DPTHP-2 hari ini kita sudah distribusikan ke -15 Kecamatan dan diharapkan besok sudah selesai semuanya," ungkap Agus Syuhada. 

Ia menjelaskan, pihaknya bukan tidak melaksakan SE KPU RI nomor 1543 tertanggal 21 Desember 2018 karena sudah closing anggaran tanggal 15 Desember 2018, sehingga pengumuman DPTHP-2 dilakukan tahun 2019.

"Jadi bukan tidak dilaksanakan tapi dilakukan tahun 2019, kita tidak paksakan 2018,  hari ini sudah didistribusikan ke desa-desa,  Mudah-mudahan besok selesai semuanya," pungkasnya.(man). 

Tags:

Berita Terkait

Related News