Penambahan Panjang Landasan Pacu Bandara Kertajati Ditargetkan Selesai Februari 2018 

MAJALENGKA-Pembangunan fisik penambahan landasan pacu dari 2.500 meter menjadi 3.000 meter panjangnya serta apron dan sejumlah pasilitas tambahan lainnya diperkirakan akan selesai pada bulan Februari mendatang. Setelah itu proses verifikasi dan sertifikasi oleh Kementrian Perhubungan.

Dengan selesainya penambahan lancasan pacu ini diharapkan pada pertengahan tahun ini Bandara Kertajati sudah bisa dipergunakan untuk mendarat dan terbang pesawat berbadan besar serta tanpa harus melakukan pengisian bahan bakar di Jakarta saat melakukan penerbangan jarak jauh.

Menurut Direktur Angkasa Pura II di BIJB , Iboet Astono, saat ini ada lima proyek besar yang masih dikerjakan di Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati, di antaranya penambahan landasan pacu sepanjang 500 m, pembangunan apron yang semula hanya bisa ditempati 10 pesawat kedepan bisa memuat sebanyak 22 pesawat, drainase serta tempat pengisian bahan bakar pesawat. Bahkan, pengerjaan apron kini sudah tinggal melakukan pengecatan marka dan pemasangan lampu.

“Penyelesaian pembangunan semua itu kini sudah mencapai 80 persenan,” ungkap Iboet usai acara penerbangan pertama maskapai Lion Air, Kertajati-Balikpapan dan Kertajati-Jogjakarta, Jumat (11/01/2019).

Untuk pembangunan lancasan pacu menurutnya akhir Januari bisa selesai, sehingga pada Februari bisa melakukan pemasangan lampu di pinggir landasan serta center live, untuk mengabarkan kondisi cuaca.

Avtur juga kini tengah dikebut agar pengisin bahan bakat tidak lagi menggunakan tangki yang langsung diisi ke badan pesawat. Meski demikian untuk saat ini bahan bakar dengan tangkipun mencukupi karena satu tangki berkapasitas 20.000 liter, dan di bandara terdapat beberapa kendaraan tangk,i sehingga 140.000 liter cukup untuk mengisi bahan bakar pesawat yang datang.

"Makanya jika saat ini penyelesaian sudah mencapai 80 persenan beberapa bulan kedepan sudah bisa dilakukan verifikasi dan tidak berlangsung lama sertifikasi sudah bisa diterbitkan. Kedepan Boeing 777 dan Air Bus A 380 sudah bisa mendarat di Kertajati," tutupnya. (man). 

Tags:

Berita Terkait

Related News