Nasib Muslim Uyghur Di China : Aspika Karawang Teriakkan Usir Komunis

KARAWANG-Umat Islam Karawang yang tergabung dalam Aliansi Pergerakan Islam Karawang (Aspika) mengadakan aksi di depan Kantor Bupati Karawang pada hari Jumat, (11/1/2018) dalam rangka kepedulian terhadap muslim Uyghur yang sedang ditindas kaum komunis China yang sedang berkuasa.

Aksi yang diikuti oleh seribuan massa dari 34 ormas Islam ini, selain menyampaikan tuntutannya juga mengadakan aksi teatrikal sebagai rasa simpati terhadap sesama muslim yang sedang teraniaya.

Ketua Presidium Aspika, Ustad Irwan Taufik, mengatakan, usai membacakan berbagai tuntutan umat Islam Karawang, perwakilan aksi diterima oleh Asda II, Ahmad Hidayat, di ruang rapat Bupati. 

"Kita hanya diterima oleh Pak Asda II, bukan Bupati langsung. Asda II berjanji akan menyampaikan tuntutan Aspika langsung kepada Bupati," ujar Irwan, kepada Portaljabar.net. (uya).

Berikut Petikan Tuntutan Aspika Terkait Penindasan Muslim Uyghur, diantaranya :

- Provinsi Xinjiang, China pada saat ini sedang mengalami diskriminasi, penyiksaan, pengucilan, dan pelarangan menjalankan ajaran agama Islam yang mereka anut dan yakini Jutaan warga muslim Uyghur dimasukkan ke camp-camp yang mereka namakan dengan re-education camp untuk menghapuskan dan menghilangkan identitas Keislaman mereka. Sungguh keadaan demikian sangat miris dan mengundang keprihatinan. 

- Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa perumpamaan umat Islam adalah satu tubuh, jika satu anggota tubuh merasakan sakit maka kesemua anggota tubuh yang lain ikut merasakanya. “Perumpamaan kaum mukmin dalam sikap saling mencintai, mengasihi dan menyayangi, seumpama tubuh. Jika satu anggota tubuh sakit, maka anggota tubuh yang lain akan susah tidur atau merasakan demam.” [HR. Muslim]. 

Maka atas dasar itu, ASPIKA (Aliansi Pergerakan Islam Karawang) menyatakan sikap sebagai berikut menyikapi tragedi kemanusian yang terjadi terhadap umat islam di Uyghur - Xinjiang : 

1. Mengutuk tindakan kekerasan, kekejaman yang dilakukan oleh pemerintah Komunis China kepada masyarakat Muslim Uyghur di Xinjiang.

2. Menuntut Pemerintah China agar segera menghentikan kekerasan yang dilakukan kepada Umat Islam Muslim Uyghur di Xinjiang. 

3. Mengajak Pemerintah Kabupaten Karawang untuk bersama umat Islam mendesak Pemerintah Indonesia agar segera melakukan upaya-upaya diplomatik kepada Pemerintah China agar tragedi tersebut segera dihentikan.

4. Mendesak kepada Organisasi Islam OKI dan PBB untuk melakukan tindakan yang adil kepada Pemerintah China sesuai hukum Internasional. Hal itu perlu dilakukan untuk menciptakan ketertiban dan perdamaian dunia. 

5. Mengajak masyarakat Karawang dan Indonesia serta masyarakat Internasional untuk ikut serta membantu saudara muslim Uyghur baik matrial maupun non matrial. 

6. Menyerukan muslim dimanapun berada, agar ikut memberikan kepedulian terhadap tragedi yang menimpa Muslim Uyghur di Xinjiang. Dan mendesak kepada berbagai pihak yang punya kewenangan dalam urusan bilateral maupun multilateral antar negara, agar segera menghentikan tragedi kemanusian yang sangat memilukan ini. 

7. Menyerukan kepada umat Islam diberbagai belahan dunia untuk turut serta menyuarakan tragedi di Uyghur yaitu dengan melakukan aksi sosial dan keprihatinan untuk meringankan beban saudara kita. 

8. Menghimbau kepada umat Islam dimanapun berada, agar mendoakan saudara kita Umat Islam di Uyghur agar segera terlepas dari kedzaliman yang dilakukan oleh Pemerintah komunis China. Semoga yang meninggal, digolongkan bersama barisan syuhada serta kita doakan agar tetap dikaruniai keistiqomahan dan kesabaran.

Tags:

Berita Terkait

Related News