Suhu Dingin Ekstrem, Air Terjun Niagara Membeku Dan Empat Orang Dikabarkan Tewas

INTERNASIONAL-Buntut polar vortex atau pusaran kutub yang merupakan kumpulan udara di bawah suhu beku membuat wilayah di Amerika Serikat lebih dingin dari Antartika. Suhu dingin ekstrem itu pun membuat sebagian Air Terjun Niagara membeku.

AS dilanda suhu ekstrem yang bahkan lebih dingin dari Antartika. Temperatur di Ontario, Kanada, juga menurun menjadi minus 18 derajat Celsius. Sehingga, sebagian Air Terjun Niagara beku sebagian dengan uap yang dapat terlihat muncul akibat pertemuan suhu air yang lebih hangat dengan udara dingin.

Bongkahan es terbentuk oleh air yang mengalir di sekelilingnya juga membuat air terjun indah untuk dilihat, dengan hiasan pepohonan dan bebatuan di sekitar yang diselimuti salju.

Tak hanya itu dampaknya, sejak hari Selasa (29/1/2019), setidaknya sudah empat orang tewas akibat cuaca atau kecelakaan yang terkait dengannya, menurut The Associated Press.

Seorang pria di Chicago tewas karena tertabrak bajak salju, dua orang pria dan wanita tewas akibat kecelakaan mobil di jalanan bersalju di Indiana, dan seorang pria di Milwaukee ditemukan tewas membeku di garasi.

Kantor layanan cuaca dan lainnya telah memperingatkan masyarakat Amerika untuk tetap berjaga-jaga, termasuk tetap berada di dalam ruangan serta mengenakan pakaian berlapis untuk mencegah frostbite (radang dingin) dan hipotermia. (red).

Tags:

Berita Terkait

Related News