Berantas Kejahatan Lintas Negara, Badiklat Kejaksaan RI Jalin Kerjasama Dengan Amerika

JAKARTA-Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kejaksaan RI, Setia Untung Ari Muladi, menyambut kedatangan perwakilan dari US Department of Justice, Office of Overseas Prosecutorial Development, Asistence, and Training (USDOJ - OPDAT) yakni perwakilan Lembaga dari Departemen Kehakiman Amerika Serikat, Kantor Pengembangan, Bantuan dan Pelatihan Kejaksaan Luar Negeri.

Pertemuan dilakukan di aula kantor Badiklat Kejaksaan, Ragunan, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Setia Untung dalam pertemuan itu, berharap nantinya ada kerjasama dalam bentuk pelatihan penegakan hukum di masa yang akan datang.

“Dengan harapan, kegiatan kerjasama ini dapat dilaksanakan di Badiklat Kejaksaan RI juga di 6 Sentra Diklat yang tersebar di 6 daerah, yaitu sentra Diklat Medan, Palembang, Bandung, Semarang, Surabaya dan Makasar,” ujar Setia Untung, dalam keterangannya.

Selain itu, pelatihan ini nantinya dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia khususnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam menghadapi dan menangani kejahatan-kejahatan lintas Negara.

"Pelatihan diantaranya pelatihan kejahatan Transnational Crime, kejahatan terkait Cyber Crime, Wild Life Crime, Trafficking, Cryptocurrency dan kejahatan-kejahatan terkait dengan financial crimes," terangnya.

Kata Untung yang juga menjabat Ketua Umum Persatuan Jaksa Indonesia (PJI) ini, pihak OPDAT juga akan menghadirkan Widyaiswara Internasional yakni tenaga pelatih dari Luar Negeri yang paham tentang dunia Informasi dan Teknologi (IT).

Kehadiran rombongan dipimpin oleh Resident Legal Advisor USDOJ-OPDAT, Mr. Peter Halpern, Penasehat Hukum Tetap Departemen Kehakiman AS di Kedutaan Besar Amerika Serikat Jakarta.

Selain itu, ikut hadir specialis hukum USDOJ OPDAT, Cut Yunita. Sementara dari Badiklat Kejaksaan RI, turut hadir Kepala Pusat Diklat Teknis dan Fungsional Rudi Prabowo, Kasubid Akademis DTF Rina Idawati, Jaksa Fungsional Badiklat Eka Kurnia Sukmasari dan penterjemah OPDAT Nadia. (uya).

Tags:

Berita Terkait

Related News