Kasus Dugaan Korupsi Kades Lemahduhur Masuk Tahap Pulbaket Dan Puldata

KARAWANG- Aksi represif penegakan hukum terutama kasus korupsi oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang sangat ditunggu oleh masyarakat luas.

Betapa tidak gara-gara korupsi banyak rakyat ikut menderita karena anggaran negara yang seharusnya diserap untuk kemakmuran rakyat malah masuk kedalam perut tikus-tikus birokrat dan pejabat.

Salah satu kasus korupsi yang disorot di Karawang saat ini adalah kasus korupsi yang diduga dilakukan Maman Sukarman, Kepala Desa Lemahduhur, Kecamatan Tempuran. Saat ini kasus korupsi oknum Kades tersebut sudah ditangani oleh Kejari Karawang atas laporan seorang warga bernama Cali Suherli.

Berdasarkan keterangan dari Muhammad Gary Gagarin Akbar, S.H, M.H, selaku kuasa hukum Cali Suherli, saat ini kasus Kades Lemahduhur masih dalam tahap pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) dan pengumpulan data  (puldata).

"Hasil komunikasi saya dengan Denny Marincka, Kasipidsus Kejari Karawang, bahwa kasus Kades Lemahduhur sudah sampai pada tahapan puldata dan pulbaket," ucap Gary kepada Portaljabar.net, Minggu, (10/02/2019).

Menurut Gary, Kejari Karawang menjanjikan kasus korupsi Kades Lemahduhur bakal digarap tuntas setelah tuntasnya kasus korupsi Kades Pancawati.

"Kasus Kades Lemahduhur menunggu kasus Kades Pancawati beres terlebih dahulu," jelasnya.

Perlu diketahui maraknya kasus korupsi yang dilaporkan masyarakat kepada penegak hukum merupakan indikasi nyata bahwa survei dari LSM ICW yang merilis bahwa Pemerintah Desa adalah institusi nomor dua teratas yang diisi para koruptor adalah benar adanya. (Uya)

Tags:

Berita Terkait

Related News