Patut Di Contoh, Intip Komitmen Puskesmas Sukatani Dalam Berikan Layanan Kesehatan

PURWAKARTA-Menjelang lomba Puskesmas tingkat Nasional, Puskesmas Kecamatan Sukatani lakukan loka karya mini triwulan. Loka karya tersebut selain meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, juga sebagai persiapan Puskesmas yang mendapatkan predikat Ramah Anak ini di ajang Nasional.

Kepala Puskesmas Kecamatan sukatani, Neni Ruhyawati, mengatakan, dengan banyaknya dukungan dari lintas sektor Puskesmas Sukatani ini menjadi lebih inovatif sehingga mampu melakukan inovasi-inovasi baru.

"Kita persiapan mengikuti lomba tingkat Nasional, juga peningkatan pelayanan kepada publik," ujar Neni, ketika di Purwakarta, Senin (11/2/2019).

Akan tetapi menurut Neni, fokus utamanya yaitu bukan sekedar mengejar nilai akreditasi. Akan tetapi, pola pelayanan kepada masyarakat sebagai tempat layanan kesehatan masyarakat harus terpenuhi.

Selain membangun komitmen pelayanan kesehatan, pihaknya juga membangun sinergitas dengan menggandeng berbagai sektoral.

“Kami tetap untuk berkomitmen kalaupun mendapatkan nilai atau akreditasi itu bukan tujuan, anggap saja hasil kerja keras. Bagaimanapun, memberikan pelayanan terbaik dan membantu dalam menjaga kesehatan dan lingkungan masyarakat ialah komitmen kami,“ terangnya.

Sementara itu, PLT Dinas Kesehatan Purwakarta, Nurhidayat, melalui sambungan telepon seluler, mengatakan akan terus mendorong Puskesmas bisa menjadi pusat kebutuhan masyarakat. Sehingga, masyarakat mendapatkan pelayanan terkait kesehatan dengan baik.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Portaljabar.net, bahwa di Kecamatan Sukatani sendiri terdapat posyandu yang terintegritasi, sehingga unggul di tingkat Kabupaten dan Provinsi. Dari berbagai macam pelayanan, Puskesmas ini melakukan pelayanan dengan menggunakan TKK (Titip Kanyaah Kolot). 

Di mana pada program tersebut, petugas setiap harinya melakukan sosialisasi kesehatan terupdate terhadap pengunjung sambil menunggu antrian. Nantinya, pengunjung mendapatkan informasi terkini terkait kesehatan dan mendapatkan suatu kadeudeuh yaitu suatu gelas 12 indikator.

Yang mana di dalamnya, mengenai bagaimana pola hidup sehat masyarakat dengan adanya 12 indikator tersebut supaya masyarakat itu betul-betul sehat.

"Dan puskesmas ini ke depannya, akan melayani tidak hanya untuk orang yang akan berobat. Tetapi, untuk orang yang sehat dengan melakukan pencegahan, diantaranya program Titip Kanyaah Kolot", pungkas Nurhidayat. (rhu).

Tags:

Berita Terkait

Related News