Pascatewasnya Pengunjung, Izin Kolam Renang De' Keraton Bay Diduga Bermasalah

KARAWANG-Mencuatnya kasus tewasnya pengunjung kolam renang De' Keraton Bay, Ramdan Fauzi (12), pada Sabtu (9/2/2019) karena tersedot lobang sirkulasi (mesin blower), membuat sebagian warga mempertanyakan keabsahan perizinan kolam renang tersebut.

Menurut warga yang tinggal tak jauh dari kolam renang De' Keraton Bay yang namanya minta tidak dipublikasikan, mengaku meragukan keabsahan perizinan kolam renang yang sering terjadi hal mistis tersebut.

"Sejak sebelum dan sesudah kolam renang itu berdiri, saya sebagai warga yang dekat lokasi itu merasa belum pernah dimintai persetujuan pembangunan kolam itu," ujarnya kepada Portaljabar.net, Senin (11/2/2019).

Bahkan ia menduga, berdasarkan kabar yang didapatnya perizinan (izin lingkungan-red) yang diurus oleh oknum wartawan itu menggunakan tanda tangan warga sebelumnya yang digunakan untuk izin lingkungan perizinan perumahan De' Keraton Kosambi.

"Karena memang beberapa warga sekitar ini enggak merasa menandatangani persetujuan pembangunan kolam renang itu," ungkapnya.

Camat Klari, M. Rachmat, ketika dikonfirmasi Portaljabar.net, mengenai perizinan kolam renang De' Keraton Bay, malah meminta kepada Portaljabar.net agar menemui Sekretaris Desa Pancawati, Abdul Rahman.

"Kalau perizinan di tingkat desa sudah beres, maka kami di kecamatan hanya merekomendasikan saja untuk diproses selanjutnya, silakan datang ke kantor Desa Pancawati untuk mengecek izin lingkungannya," ujarnya.

Sementara itu Sekretaris Desa Pancawati, Abdul Rahman, mengatakan, pihaknya tidak memiliki arsip dokumen izin lingkungan kolam renang De' Keraton Bay.

"Tidak ada arsipnya di sini. Saya sendiri belum lama jadi sekdes menggantikan almarhum," imbuhnya.

Di tempat terpisah penjaga kolam renang De' Keraton Bay ketika dikonfirmasi permasalahan ini menganjurkan Portaljabar.net agar mendatangi Polsek Klari.

"Silakan saja ke Polsek Klari. Semua sudah diserahakan ke sana," singkatnya. (tif).

Tags:

Berita Terkait

Related News