Gas Elpiji 3 Kg Langka Dan Harganya Mahal Di Rengasdengklok

KARAWANG - Gas LPG ukuran 3 Kg mengalami kelangkaan di sekitar wilayah Kecamatan Rengasdengklok. Kalaupun ada, ternyata harga ecerannya mencapai Rp23 Ribu Sampai Rp25 Ribu. 

Kelangkaan ini sangat dirasakan oleh masyarakat tidak mampu seperti, Kartini (40), warga Dusun Pacing Selatan Rt06/02 Desa Dewisari Kecamatan Rengasdengklok. Selain harganya yang mahal bagi masyarakat kalangan bawah, gas LPG bersubsidi sudah lama langka.

"Beberapa hari ini, saya memasak menggunakan kayu bakar, karena, gas tidak ada. kalaupun ada di pengecer harganya saat ini Rp25 ribu. Buat saya yang tidak mampu harga segitu cukup mahal, bahkan waktu langka sama sekali pernah harganya sampai Rp 27 Ribu Rupiah" ungkap Kartini pada portaljabar.net, Jumat (1/3/2019).

Lanjutnya, bukan hanya itu, bahwa kelangkaan ini sudah lama, bahkan ia pun mecarinya hingga daerah desa lain.

Lain halnya dikatakan salah seorang pengecer warung kecil, Amin. Kelangkaan gas 3 Kg yang berkepanjangan yang membuat mahal, dirinya mendapatkan gas tersebut dari pengecer yang lebih besar namun dengan harga Rp23 Ribu, dan dirinya menjual ke pembeli dengan harga Rp25 ribu.

"Saya mencari gas LPG 3 kg hingga diwilayah desa lain yang masih di kecamatan Rengasdengklok juga, itupun harganya mencapai Rp23 rebu, padahal jikalau dipangkalan harganya Rp16 ribu," terangnya.

Amin berharap, kepada pemerintah Kabupaten Karawang agar segera menindaklanjuti keluhan warga miskin terkait kelangkaan gas LPG 3 kg ini. Karena hal ini berdampak pada mahalnya ditingkat pengecer ternyata membuat masyarakat misikin semakin terjepit. (wins)

 

Tags:

Berita Terkait

Related News