Sebar Hoax Pilpres, Dua Pegawai Non PNS Pemkab Purwakarta Terancam Dipecat

PURWAKARTA - Dua tenaga harian lepas di lingkungan Pemkab Purwakarta terancam diPpecat. Keduanya diduga telah menyebarkan informasi hoax dan fitnah di media sosial atau medsos mengenai Pilpres 2019.

Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika, mengatakan jika kedua pegawai non PNS tersebut terbukti, maka pihaknya tidak akan segan untuk menindak tegas.

"Sekarang sedang diproses dan tahap investigasi kalau terbukti kita berhentikan," ujar Anne, Sabtu (2/3/2019).

Meski begitu, Anne tidak merinci identitas keduanya, namun menurutnya baik ASN maupun Pegawai Non PNS harus bersikap teladan.

"Saya sudah instruksikan Sekda dan Inspektorat untuk melakukan investigasi, kalau terbukti ya kita berhentikan apalagi kan THL jadi prosesnya tidak berbelit - belit, bentuk tegas kami dan perang terhadap informasi hoaks," ujar Anne.

Selain itu, Anne mengimbau kepada masyarakat agar senantiasa memfilter informasi. Termasuk para pegawai baik PNS maupun Non PNS untuk tidak melakukan penyebaran isu - isu hoaks serta senantiasa menjaga iklim demokrasi dengan baik.
 
"Sebagai contoh kita tegas sesuai arahan dari kapolres untuk tidak dibenarkan, kalau pemerintahnya seperti itu nanti dicontoh, harus menjaga demokrasi harus berjalan dengan baik dan untuk tidak diperkenankan isu - isu yang negatif," kata Anne. (ega)

Tags:

Berita Terkait

Related News