GMBI Karawang Bantu Warga Yang Mobilnya Dirampas Paksa Debt Collector 'Biadab'

KARAWANG- Tidak semua anggota LSM di Karawang doyan berbuat onar. Senagian ternyata bisa memberikan manfaat bagi masyarakat yang sedang dizolimi.

Salah satu tindakan yang patut dicontoh oleh para anggota LSM yang lain adalah advokasi dari anggota LSM GMBI Karawang terhadap nasabah leasing Sinarmas yang mobilnya sempat dilakukan perampasan oleh kolektor 'biadab' yang tidak mengerti hukum yang berlaku.

Menurut John Oniel, anggota LSM GMBI, nasabah leasing Sinarmas yang berstatus Ibu Rumah Tangga yang meminta bantuan advokasi kepada LSM GMBI ini meminta dirahasiakan identitasnya.

Lanjut Oniel, nasabah leasing Sinarmas ini mengeluh mobilnya dirampas oleh kolektor karena nunggak 5 bulan.

"Si Ibu pemilik mobil Daihatsu Xenia dengan nomor polisi T 1080 DC minjam uang kesana kemari untuk membayar tunggakan 5 bulan angsuran mobilnya yang dirampas kolektor Sinarmas," ujar Oniel.

Setelah dilunasi tunggakan angsurannya ternyata mobil  nasabah Sinarmas tersebut malahan disandera dan pihak Sinarmas menolak memberikan mobil kepada nasabah.

"Udah dilunasi mobil Si Ibu masih disandera leasing, lalu Si Ibu mengadukan masalah ini kepada kami," ujarnya.

Setelah pengaduan tersebut, Oniel dan sesama anggota LSM GMBI lainnya menggeruduk kantor leasing Sinarmas sambil meluapkan emosinya kepada karyawan Sinarmas.

"Awalnya mereka menolak menyerahkan kendaraan nasabah dengan berbagai alasan. Terpaksa saya dan rekan marah-marah hingga akhirnya mobil nasabah di keluarkan," ucapnya.

"Demi membela masyarakat yang dizolimi kami siap marah-marah dan bertarung dengan siapapun dia," ujarnya.

Setelah penggerudukan tersebut akhirnya mobil nasabah diserahkan. Adapun Oniel dan anggota LSM GMBI lainnya mengaku puas dan senang sudah bisa menolong masyarakat yang kesusahan.

"Kita ikhlas bantu masyarakat yang ditindas, bagi kami materi nomor sekian yang penting kami bisa bermanfaat bagi masyarakat," jelasnya. (Uya)

Tags:

Berita Terkait

Related News