Perludem Rilis Laman Pintarmemilih.id Seputar Pemilu, Apa Saja Isinya ?

PORTALJABAR.NET-Pemilihan Umum (Pemilu) serentak pada 17 April 2019 sudah di depan mata. Diharapkan, pada pesta demokrasi ini masyarakat Indonesia dapat menunaikan hak pilihnya. Untuk itu, Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) bekerja sama dengan sejumlah pihak meluncurkan laman pintarmemilih.id.

Pintar Memilih merupakan sebuah platform pendidikan pemilih berbasis web. Tujuannya adalah menyediakan informasi proses dan tahapan Pemilu 2019. Laman ini diakses secara gratis dan dimaksudkan agar pemilih datang ke tempat pemungutan suara (TPS) dengan bekal informasi memadai. 

Adapun, pihak yang bekerja sama dengan Perludem antara lain adalah Google Indonesia, Cek Fakta, dan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), rumahpemilu.org, dan Kok Bisa.

Adapun pengguna bisa mengeklik Caleg untuk mengetahui detail informasi seperti nama, partai, dapil, nomor urut, gelar akademis, nama lengkap, tempat lahir, usia, jenis kelamin, agama, status pernikahan, alamat, pendidikan, pekerjaan dan informasi detail mengenai caleg.

Selain caleg, Pintar Memilih juga menyediakan informasi mengenai Capres dan Cawapres serta partai peserta Pemilu, lengkap dengan visi misinya. Tidak hanya itu, Pintar Memilih juga dilengkapi fitur tanya jawab (Q&A) bagi pengguna yang ingin bertanya mengenai proses dan tahapan Pemilu 2019.

Kemudian, pertanyaan ini akan dijawab tim dengan informasi yang kredibel dan terverifikasi. Beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan pengguna akan ditampilkan dalam format video animasi yang disediakan oleh Kok Bisa, kanal YouTube pembuat video bertema edukasi.

Pintar Memilih juga dilengkapi fitur Pengecekan Fakta Pemilu yang terhubung dengan laman cekfakta.com.

Saat ini, Pintar Memilih juga mengembangkan fitur untuk mengecek lokasi TPS dan akan tersedia dalam waktu dekat. Dengan begitu, pemilih bisa memberikan suara di TPS pada April nanti.

Adapun sumber data ini, berdasarkan dari sistem terverifikasi milik KPU dan Bawaslu. Di mana, Perludem mengadaptasikan data tersebut menjadi format Application Programming Interface (API) serta tersedia di platform API Pemilu. (gadis).

Tags:

Berita Terkait

Related News