Banyak Dikeluhkan, Diskominfo Karawang Bisa Dijerat Hukum Gara-gara Aplikasi Tangkar

KARAWANG - Aplikasi Tangkar (Tanggap Karawang) yang baru-baru ini diluncurkan oleh Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Diskominfo (Dinas Komunikasi dan Informatika) menuai banyak kritikan. Pasalnya dianggap sebagai proyek asal-asalan lantaran belum memiliki kesiapan SDM (Sumber Daya Manusia).

Praktisi Hukum, Asep Agustian, SH.MH alias Askun menyebutkan bahwa aplikasi tersebut adalah aplikasi yang tidak jelas manfaatannya. Setelah aplikasi tersebut diluncurkan banyak sekali kekurangannya dan diakui langsung oleh Pejabat Diskominfo.

"Kalau memang tidak layak dan tidak mampu menjalannkannya ya ngapain harus ada program itu, itu kan sama artinya dengan memaksakan diri yang ujung-ujungnya rakyat dibodohi," katanya.

Askun juga meminta agar Pemkab lebih transparan soal anggaran yang dikucurkan untuk aplikasi tersebut.

Bahkan Askun menilai jika pemerintah tidak siap, harus menutup aplikasi tersebut dan mengembalikan anggaran yang telah dikucuran. 

"Hati-hati jangan sampai ini jadi permasalahan hukum, saya tantang Kepala Diskominfo buka-bukaan soal anggaran dan kalau tidak sanggup silakan tutup itu aplikasi dan kembalikan ke APBD," pungkasnya. (Uya)


 

Tags:

Berita Terkait

Related News