Tarik Ulur Pilkades 2019, Komisi I DPRD Karawang Angkat Bicara

KARAWANG-Adanya desakan sebagian pihak agar 45 kepala desa yang habis masa jabatannya pada tahun 2019 untuk segera dilangsungkan perhelatan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) pada tahun 2019 ini juga mengundang polemik dan tarik ulur. Wakil Ketua Komisi I DPRD Karawang, Indriyani, ikut angkat bicara terkait hal itu.

Menurut Indriyani, pelaksanaan Pilkades di Kabupaten Karawang sudah dilaksanakan tiga kali. Gelombang pertama dimulai tahun 2015, gelombang kedua tahun 2017 dan gelombang ketiga pada tahun 2018 kemarin.

"Mengacu pada UU Desa dan Permendagri Nomor 65 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Kepala Desa disebutkan Pilkades dilaksanakan paling banyak tiga kali dalam jangka waktu enam tahun," ucapnya.

"Tiga kali itu dilihat dari periode 2014-2019, maka pelaksanaan Pilkades untuk 45 desa di Kabupaten Karawang digelar pada 2020," timpalnya.

Politikus Nasdem ini menjelaskan, pihaknya sudah meminta kepada Bupati untuk memberikan keputusan dengan membuat surat edaran atau sosialisasi soal 45 kades yang sudah habis masa jabatannya di tahun 2019. Sementara untuk tahapan Pilkades bisa dilakukan akhir tahun 2019 karena tahapan itu dilakukan enam bulan sebelum Pilakdes dilaksanakan.

"Dari sekarang harus sudah diinformasikan kepada kades yang akan habis masa jabatannya, jangan sampai tunggu gaduh dari bawah baru kemudian keluarkan keputusan," tutupnya. (tif/adv).

Tags:

Berita Terkait

Related News