Jalanan Rusak, Irna Bupati Pandeglang Kekeh Beli Mobil Dinas Rp 1,9 M

PANDEGLANG - Pembelian mobil Dinas di pandeglang memicu emosi warga pandeglang, pasalnya, dengan jalan yang rusak diwilayah pandeglang, Pemerintah lebih memilih membelikan mobil untuk digunakan oleh dinas saat bekerja, bukan untuk alokasi dana perbaikan jalan yang rusak.

Bupati Pandeglang Irna Narulita membeberkan alasanya, terkait pembelian mobil tersebut, pembelian mobil dinas jenis Toyota Land Cruiser Prado untuk alasan operasional. Pembelian juga dilakukan karena Pemkab sering kali menyewa kendaraan.

"Saya sampaikan semua kebutuhan operasional dari rakyat untuk rakyat. Peraturan Permendagri, juga ada diperbolehkan. Bukan berarti kebutuhan saya lalu saya menuntut, tidak. Saya dua tahun menjabat bupati, baru tahun ketiga (beli)," kata Irna saat dihubungi wartawan di Pandeglang, Banten, Rabu (20/3/2019).

BACA JUGA : (Terungkap, Ramyadjie Punya Mesin ATM Di Kamar)

Selama ini menurut Irna dirinya harus menyewa mobil, saat kedatangan tamu kenegaraan di Pandeglang. Hal ini menurutnya pemborosan karena mengeluarkan anggaran besar untuk sewa mobil.

"Jadi nggak perlu nyewa Alphard satu hari Rp 1,5 juta. Kalau dihitung budget besar, jadi tidak untuk bupati saja, tapi untuk hal-hal lain di pemerintahan kami," pungkasnya.

Irna lantas bicara soal kinerjanya membangun Pandeglang, dari infrastruktur jalan, sanitasi, irigasi, sampai berupaya mengurangi angka kemiskinan. Bahkan 70 persen pekerjaannya dilakukan di lapangan untuk memastikan program pemerintah kabupaten.

Pernyataan tersebut menjadi point oleh irna, bahwa pemerintah sudah menjalankan roda pemerintahannya dengan baik, terbukti selama dirinya menjabat, sudah 70 persen dilakukan untuk program pandeglang.

"Saya kan kerja banyak di lapangan. Jalan memang rusak, ya iyalah saya baru 2 tahun mau tiga tahun, ini nggak bisa 'simsalabim'. Tapi saya lakukan upaya khusus. Besok Musrenbang kabupaten, prioritas yang akan kami bangun, semua kami sisir," tegasnya. (Red)

Tags:

Berita Terkait

Related News