Pencaker Ditipu Belasan Juta Oleh Veteran TNI Gadungan, Dandim : Silahkan Lapor Dan Proses Secara Hukum

KARAWANG-Penipuan terhadap Pencaker (Pencari Kerja) di Karawang, rupanya masih marak terjadi ditengah animo masyarakat yang semakin tinggi untuk bisa bekerja di perusahaan-perusahaan yang ada di Karawang.

Kali ini, penipuan terhadap Pencaker memakan korban yang tidak sedikit. Penipuan ini diduga dilakukan oleh Veteran TNI gadungan bernama Ahmad Masdiono.

Sebelumnya, Ahmad Masdiono diduga melakukan tipu daya kepada Riki Irianto, Dede Anggi, dan Nana, warga asli Karawang. Mereka bertiga diiming-imingi oleh Ahmad Masdiono, bisa masuk kerja di PT Heinz ABC dengan syarat membayar uang administrasi sebesar 4,5 juta perorang. 

"Saat itu, saya Dede Anggi dan Nana menyerahkan 4,5 juta perorang atau 13,5 juta ke Ahmad Masdiono yang ngaku sebagai veteran TNI. Ahmad Masdiono mengaku bisa memasukan kami ke PT Heinz ABC dengan status karyawan kontrak," ujar Riki, saat membuat pengaduan polisi di Polres Karawang beberapa waktu lalu.

Pemberian uang administrasi tersebut dilakukan pada tanggal 26 Desember 2018. Beberapa hari kemudian Riki dan kedua temannya ternyata mendapat panggilan kerja dan bisa masuk kerja di PT Heinz ABC. Namun, mereka bertiga hanya bekerja selama 9 hari saja lalu dipecat tanpa alasan yang jelas. 

"Tanggal 3 Januari 2019, kami bisa masuk kerja di PT Heinz ABC. Tapi setelah kerja 9 hari kami diberhentikan tanpa alasan yang jelas," terangnya.

"Kami pun menanyakan hal ini kepada Ahmad Masdiono karena sudah merugikan kami. Karena sebelumnya, Ahmad Masdiono membujuk rayu kami bisa kerja kontrak di PT Heinz ABC dengan bayar uang administrasi," ucapnya.

Setelah itu dan hingga saat ini, Riki dan temannya terus mengejar Ahmad Masdiono untuk mengembalikan uang yang telah mereka berikan. Namun, Ahmad Masdiono selalu mengelak dan tidak kooperatif.

Sebelumnya, melalui rekaman suara yang diberikan Riki kepada Portaljabar.net, Ahmad Masdiono mengaku siap bertanggungjawab jika kontrak kerja yang dijanjikan tidak berhasil. 

"Tanda tangan kontrak bulan Januari, sebelumnya training kerja. Saya jamin 100 persen kontrak kerja. Kalau gak ada kontrak kerja saya gak tinggal diam kalau cuma kerja borongan atau harian," ujar Ahmad Masdiono, dalam rekaman eksklusif ini.

"Kita tidak bohong-bohongan asal ADM (uang administrasi) siap. Kalau ga ada ADM ikut proses biasa saja," lanjutnya.

Sementara itu, Dandim 0604 Karawang mengaku berang dengan ulah terduga penipu bernama Ahmad Masdiono yang mengaku sebagai veteran TNI. 

"Saya gak kenal dia (Ahmad Masdiono)," ujar Dandim dengan nada tegas.

Menurut Dandim, jika benar ada warga Karawang yang dirugikan oleh ulah Ahmad Masdiono segera laporkan ke pihak Kepolisian.

Selain itu bagi aparat Kepolisian, Dandim meminta jika sudah cukup bukti jangan segan-segan menangkap oknum masyarakat yang telah mencoreng nama baik korps veteran TNI. 

"Segera tangkap dia, soalnya dia kan penipu yang merugikan masyarakat dan nama baik TNI," tutup Dandim. (uya).

Tags:

Berita Terkait

Related News