Solusi Over Kapasitas Ruangan RSUD Berharap Pembangunan Gedung Tiga Lantai Bisa Cepat Selesai

KARAWANG - Beberapa hari ini RSUD Karawang yang beralamat di Kawasan Komersial Galuh Mas kebanjiran pasien yang masuk ke IGD sehingga terjadi over kapasitas ruangan yang ada di IGD.

Hal ini berakibat penuhnya ruangan IGD dan sampai ke selasar IGD juga ikut penuh dengan pasien yang berjejer menunggu giliran masuk ruang perawatan.

Kepala Humas RSUD Karawang, Ruhimin sangat berharap pembangunan gedung tiga lantai untuk kelas III bisa cepat selesai sebagai solusi kurangnya ruang perawatan di RSUD Karawang. "Mudah-mudahan cepat beres pembangunan gedung 3 lantai buat kelas III. Insya Alloh kalau sudah selesai bisa segera dipakai untuk rawat inap," ujar Ruhimin kepada Portaljabar.net, Kamis, (21/03/2019).

"Kalau gedung tiga lantai tersebut sudah beres mudah-mudahan kalau tidak ada halangan akan segera di pakai perawatan pasien," jelasnya.

Sebagai solusi sementara dari over kapasitas ruangan, pihak RSUD berusaha mensiasatinya dengan cara membuat ruangan darurat dengan sekat kain disekitat ruang IGD sambil menunggu kosongnya ruang perawatan.

"Dari manajemen khususnya dari bidang pelayanan sudah meberikan kebijakan tidak ada istilah tempat kosong untuk laki-laki bisa di gabung dengan pasien perempuan namun kita pakai penyekat itu juga sudah di koordinasikan terlebih dahulu dengan keluarga pasien, bila bersedia kita tempatkan sementara begitu," ucapnya.

Sementara itu PSM (Pekerja Sosial Masyarakat) Desa Kemiri, Kecamatan Jayakerta, Dede Komarudin membenarkan adanya luapan pasien di RSUD Karawang. Namun menurut kesaksian Dede pihak RSUD sigap melayani pasien ditengah keterbatasan ruang rawat. "Beberapa hari ini RSUD penuh dengan pasien, tapi pasien masih ditangani asal mau menunggu d ruang IGD," ujar Dede.

Selain tetap sigap layani pasien ditengah keterbatasan ruangan, Dede juga mengucapkan terimakasih atas respon baik RSUD Karawang terhadap pasien miskin non jaminan kesehatan. "Saya ucapkan banyak terimakasih kepada pihak RSUD. Walaupun pasien miskin hanya punya KTP saja masih bisa d tangani dulu untuk pengobatan. Selanjutnya kami PSM yang mengurus jaminan kesehatannya melalui Dinsos dan Dinkes melalui jaminan kesehatan Karawang Sehat," tandasnya. (Uya)

Tags:

Berita Terkait

Related News