Salah Administrasi, Undangan KPK Ke Karawang Dinilai Ngawur

KARAWANG- Saat ini Kabupaten Karawang mulai menghangat terutama bagi para tikus-tikus koruptor karena sebagian warga ada yang membuat petisi mengenai undangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar bisa turun ke Karawang untuk segera menindaklanjuti temuan korupsi pembangunan yang sudah berjalan.

Namun undangan kepada KPK ini dirasa kurang tepat, pasalnya, undangan hanya bisa dilakukan untuk kegiatan Seminar, Lokakarya dan kegiatan akademik lainnya.

"Ini undangan seminar bukan, kalau bukan ya gak bisa serta merta mengundang," ucap Pakar Hukum Muhammad Gary Gagarin Akbar kepada Portaljabar.net, Minggu, (24/03/2019).

Lembaga KPK sendiri menurut Gary tidak serta merta datang ke Karawang hanya berdasarkan undangan, namun harus melalui pengaduan masyarakat dahulu secara tertulis dan menyampaikan informasi atau kronologis kasusnya. "Intinya harus ada pelaporan dari masyarakat, dan juga melampirkan bukti permulaan. Nanti akan dinilai oleh tim KPK seberapa urgen kasusnya," ujarnya.

Lanjut Gary jika dipandang oleh KPK kasus yang dilaporkan dirasa urgen bisa jadi akan datang ke tempat yang dituju melakukan penyelidikan. "Kemungkinan besar datang ke Karawang kalau kasusnya sedemikian urgen," tandasnya. (Uya)

Tags:

Berita Terkait

Related News