RUMPPI Gelar Strategi Bisnis Melalui Media Digital Market

BANDUNG - Persaingan usaha (bisnis) saat ini semakin berat karena pelaku usaha bertambah banyak, pilihan produk semakin variatif, dan sumber produk (supplier) banyak pilihan, termasuk dari luar negeri. Di satu sisi tidak sedikit pelaku usaha kecil menengah dan Koperasi (UKMK) yang menjerit akan susahnya kehidupan saat ini. Disisi lain sesungguhnya semakin banyak peluang lain. 

Yang menjadi kata kunci adalah bagaimana memenangkan persaingan usaha dan menghasilkan produk unggul dengan memanfaatkan tersedianya media digital (online) yang semakin banyak. 

Untuk itulah Rumah Para Pecinta Ilmu (RUMPPI) menyelenggarakan seminar dan kajian ilmiah. Dalam seminar yang mengisung tema “Mengembangkan Bisnis Melalui Media Gigital" yang dilaksanakan di sekretariat RUMPPI Jl. Mega Asri I No. 8 Bandung, Sabtu (6/4/2019).

RUMPPI di bawah asuhan Dede Farhan Aulawi ini secara rutin melakukan berbagai kajian strategis, seminar-seminar ilmiah dan pelatihan-pelatihan terapan dalam memberdayakan masyarakat Indonesia. Di samping subjek kajian yang sesuai dengan tema kekinian, tak lupa Dede Farhan Aulawi sang Motivator selalu menutup kegiatan dengan motivasi-motivasi segar yang kaya gagasan. 

Hal ini didasari bahwa orang Indonesia itu sesungguhnya cerdas – cerdas, hanya saja masih banyak yang belum termotivasi atau tidak tahu bagaimana cara memotivasi dirinya sendiri, ungkap Dede.

Tak kalah menariknya, berbagai kajian, seminar, dan pelatihan – pelatihan yang diselenggarakan di RUMPPI ini selalu gratis alias tidak pernah dipungut biaya. Semua dipersembahkan bagi masyarakat Indonesia sebagai sumbangsih dari seorang putera bangsa yang memiliki visi strategis dengan langkah kongkrit buat rakyatnya. Gagasandan ide kebangsaan yang dimilikinya sering menginspirasi para pendengar dan pembaca atas karya–karyanya. 

Tidak di negeri ini saja, tapi sudah sampai ke manca negara, seperti Malaysia, Hongkong, Australia, Belanda, Inggeris, bahkan Amerika Serikat. Banyak orang yang tak menyangka seorang pejabat negara seperti Dede Farhan ini,  masih penuh perhatian dalam pengembangan KUKM Koperasi dan memberdayakan kaum pengangguran dengan pelatihan–pelatihan terapan seperti pelatihan tata rias kecantikan, pijat tradisional dan fata kelolah koperasi serta pelatihan digital, desain manufaktur produk,  dan berbagai pelatihan lainnya, jelas Dede.

Menurut Dede, bahwa tujuan dari kegiatan seminar adalah untuk mempertemukan pelaku bisnis mikro dengan pengelola media digital untuk meningkatkan penjualan dan membangun sinergitas yang saling menguntungkan semua pihak. Karena kunci bisnis saat ini adalah berkolaborasi dan bersinergi untuk mencapai tujuan bersama.

Adapun mengenai materi bahasan seminar kali ini, menyangkut bagaimana para UKM mampu membangun produk unggulannya. Lalu bagaimana cara melakukan identifikasi segmen pasar (Konsumen) agar memudahkan dalam pemetaan bisnis serta dalam merumuskan strategi pemasaran dan penetrasi daya jualnya. 

Selanjutnya dijelaskan pula bagaimana memanfaatkan Media Digital untuk kepentingan bisnis para UKM tersebut, dengan  membangun jejaring pasar yang efisien. Tak lupa ditutup dengan keberanian untuk langsung memulai untuk Action.

Dalam acara ini juga langsung dihadiri oleh beberapa media yang membantu memberi penjelasan bagaimana kalangan UKM bisa memanfaatkan media untuk memasarkan produknya dalam rangka meningkatkan omzet penjualan.

Sebaliknya bagi media juga diharapkan terjalinnya kerjasama dengan kalangan dunia usaha (UKM) tersebut sehingga diharapkan bisa memberi kontribusi yang terjangkau oleh para UKM untuk kalangan media, pungkas Dede.(ron/*)

Tags:

Berita Terkait

Related News