ASKUN : Kinerja Buruk Dua Calon Sekda Tak Layak Menjadi Pemimpin Karawang

KARAWANG - Dua dari tiga Calon Sekretaris Daerah (Sekda) Karawang sangatlah perlu dievaluasi dalam pencalonan mereka, Pasalnya, banyak kekurangan selama menjabat Kepala Dinas sehingga tidak layak menduduki jabatan birokrasi nomor satu di Karawang.

Asep Agustian alias Askun Praktisi Hukum yang sering mengkritisi langkah nyeleneh Pemkab Karawang ini menilai, bahwa dua Calon Sekda yaitu Kepala Dinas PUPR Acep Jamhuri dan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Achmad Suroto tidak layak menjadi Sekda Karawang.

Pasalnya lanjut Askun kinerja keduanya sangatlah jauh dari asa rakyat Karawang yang menginginkan infrastruktur yang berkualitas dan mudahnya mendapatkan pekerjaan.

"Jangan mikir jadi Sekda dulu lah lebih baik benahi kinerja kalian selama  menjadi Kepala Dinas," ucap Askun kepada Portaljabar.net, Jumat, (12/04/2019).

Askun menggambarkan kinerja Acep Jamhuri selama menjadi Kepala Dinas PUPR masih jauh panggang dari api.

"Tata Kota Karawang jauh ketinggalan dari Kabupaten Purwakarta. Dengan APBD capai 4 Triliun tata kota di Karawang kalah jauh dengan Kabupaten Purwakarta yang APBD nya hanya mencapai 1 Triliun saja. Ini Karawang apa-apaan sih kok bisa kaya gini," tegasnya.

Berbagai proyek gagal hasil kerja Acep Jamhuri semisal trotoar Kota Karawang senilai 15 miliar dan Gedung Pemda II menambah panjang daftar rendahnya kinerja Acep selama menjadi Kepala Dinas PUPR.

Adapun kinerja dari Achmad Suroto sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi masih sebelas dua belas dengan kinerja Acep. "Coba lihat katanya Karawang itu Kota Industri tapi pengangguran seabrek-abrek, solusi gak ada," ujarnya.

Mirisnya lanjut Askun, dengan status upah tertinggi secara nasional justru mayoritas pekerja di bidang industri adalah orang luar Karawang karena disinyir berani bayar dengan sejumlah uang pelicin. "Banyak tuh orang luar Karawang kerja di pabrik sedangkan warga pribumi masih banyak yang nganggur," tandasnya. (Uya)

Tags:

Berita Terkait

Related News