Subandi : Pukul 10 Malam Ada Yang Melapor Kotak Suara TPS 07 Hilang

CIREBON - Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kalijaga, Subandi mengklaim tidak tahu kemana hilangnya kotak suara dan surat suara Pilpres 2019 di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 07 Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon. Rabu (17/4/2019).

Dirinya mengatakan, untuk pendistribusian kotak suara Pilpres dari KPU Kota Cirebon dilakukan terlebih dahulu ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) kemudian ke PPS. Setelah dari PPS baru ke TPS masing-masing. Adapun untuk pengecekan logistik yang datang dilakukan oleh pihak KPU.

"Kronologinya ya dari pihak KPU. Saya kan hanya terima data setelah diterimanya kotak. Untuk yang menceklis dan sebagainya saya tidak tahu," terangnya saat ditemui wartawan di Kantor Kelurahan setempat, Rabu (17/4/2019).

Adapun saat pendistribusian logistik terjadi pada hari Selasa (16/4/2019) malam sekitar pukul 19.30 WIB. Pada saat itu PPS sudah menyiapkan mobil guna langsung mengangkut kotak-kotak suara dari PPK untuk langsung didistribusikan ke masing-masing TPS. 

"Kita caranya todong dari mobil PPK langsung kita angkut ke dalam mobil. Pokoknya jam 8 malam itu semua kesiapan itu sudah ada," terangnya.

Lebih lanjut Subandi mengklaim, saat malam kemarin seluruh kotak suara sudah diterima PPS dengan jumlah total 5 kotak suara untuk 91 TPS atau dengan kata lain sebanyak 455 kotak suara dan pada hari Rabu (17/4/2019) sekitar pukul 03.00 WIB sudah terdistribusi secara keseluruhan ke TPS-TPS.

Untuk pendistribusian sendiri dilakukan dengan apa adanya, artinya dalam keadaan tercecer atau bertahap karena banyaknya TPS pengiriman harus dilakukan sebanyak 3 kali.

"Jam setengah 10 malem ada yang mengonfirmasi dari TPS 07. Pak Bandi, kotak suara hilang satu. Tapi waktu itu sudah dikirim, sudah didropkan semua di Baperkam oleh kami," bebernya.

Sedangkan untuk penyebab hilangannya kotak suara itu dirinya tidak berani berasumsi. Disampaikan Subandi, dari 91 kunci kotak suara, hanya kotak suara pilpres saja yang kuncinya tidak ada.

Bahkan diakui Ketua PPS Kalijaga, saat menerima kunci. Kunci-kunci tersebut masih berserakan menjadi satu dalam kantung keresek dan belum dikategorikan.

"Pokoknya jam 02.30 WIB saya baru distribusi anak kunci untuk 91 TPS. Karena kunci ini belum diset dalam arti satu keresek untuk 91 TPS. Ini awur-awuran ini tuh," tandas dia. (dhk)

Tags:

Berita Terkait

Related News