Terharu Teteskan Air Mata, Siswa PAUD Menulis Puisi Doakan Kesembuhan Ibunya Dari Kanker

CIREBON-Seorang siswa PAUD Latulip Kecamatan Lemahwungkuk, Lukmanul Hakim, sontak membuat juri-juri menitikan air mata dalam peringatan Hari Kartini dengan tema "Kita Lestarikan Seni dan Budaya" yang digalakan oleh  Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kecamatan Lemahwungkuk di Pusat Glosir Cirebon (PGC), Selasa (23/4/2019).

Pasalnya, Lukman membuat sebuah puisi untuk ibunya yang saat ini tengah dirawat karena menderita kanker. Puisi tersebut berjudul "Doaku Tuk Mamah" yang ia tulis sendiri menggunakan krayon.

Ketua pengurus Cabang Himpaudi Kecamatan Lemahwungkuk Fitri Maryati, membenarkan hal demikian. Menurut Fitri, setelah dikonfirmasi kepada pihak guru PAUD Latulip, ternyata benar ibu dari Lukmanul Hakim tengah sakit dan tidak bisa hadir menemani dalam peringatan Hari kartini ini.

"Saya sendiri sampai nangis baca puisinya. Saya sering jadi panitia tapi tidak pernah dapat yang begini," ungkapnya kepada Portaljabar.net.

Sebagaimana yang sudah diberitakan sebelumnya, Himpaudi Kecamatan Lemahwungkuk menggelar lomba mewarnai layang-layang tingkat PAUD dalam peringatan Hari Kartini. Atas puisinya itu, Lukmanul Hakim memperoleh Juara Berbakat 1.

Berikut puisi karya Lukmanul Hakim, siswa PAUD Latulip Kecamatan Lemahwungkuk:
"Doaku Tuk Mamah"
Pelangi yang indah seindah
Senyuman mamah
Ya Allah jangan ambil senyum mamahku 
sembuhkanlah sakit kanker mamahku
Dan jagalah adikku yang
Ada dalam perut mamahku
Indahnya pelangi
Seperti indahnya
Senyuman mamah
Ya Allah jagalah mamahku
Amin. (dhk).

Tags:

Berita Terkait

Related News