Begini Kronologi Terjadinya Bentrok Ormas Di Bandung

BANDUNG-Sejumlah polisi nampak terus siaga dan berjaga di sekitar Sekretariat Manggala Garuda Putih di Jalan Baraga No. 145. Hal tersebut, untuk mengantisipasi terjadinya bentrok susulan. Petugas pun memagari Sekretariat Manggala dengan police line.

Diberitakan sebelumnya, telah terjadi insiden pengeroyokan Organisasi Masyarakat (Ormas) Manggala Garuda putih di Jalan Inggit Ganarsit sore tadi oleh gerombolan tidak dikenal. 

Kapolsek Astana Anyar, Kompol Eko Listiono, menuturkan, sekitar pukul 16.00 WIB, terjadi penyerangan oleh segerombolan orang di wilayah Astana Anyar, Rabu (24/4/2019). Kejadian tersebut berlangsung di dekat Pasar Anyar Kota Bandung.

Dijelaskan Kapolsek, tiga orang dari anggota Manggala yang sedang duduk di posko tiba-tiba diserang oleh sekelompok orang yang tidak di kenal menggunakan motor. 

Menurut saksi, lanjutnya, gerombolan tersebut datang dengan membawa senjata tajam. Setelah melakukan penyerangan, gerombolan orang ini langsung kabur menggunakan motor.

"Betul, tadi sekitar pukul 16.00 WIBdi Jalan Pasar Anyar, pas di Pasar Anyar. Di sana, kebetulan ada posko milik Manggala," tutur Kompol Eko.

Kompol Eko menambahkan, penyerangan ini menyebabkan 2 orang terluka. Satu orang mengalami luka di bagian lutut dan wajah, sementara satu orang lainnya terluka dibagian dagu.

"Pada saat itu, ada 3 orang yang duduk di situ. Salah satunya memang anggota Mandala, dua lainnya merupakan tamu yang kemudian didatangi kurang lebih 12 orang pakai motor. Mereka teriak-teriak, mana orang Manggala," pungkas dia. (ivn).

Tags:

Berita Terkait

Related News