Tangis Haru Warnai Pemberian Santunan 12 Petugas KPPS Di Cirebon

CIREBON-Pada kesempatan hari, Pemerintah Kabupaten Cirebon memberikan santunan serta penghargaan kepada para petugas KPPS dan Linmas yang gugur. Khususnya yang gugur saat bertugas menyelenggarakan Pemilu 2019 bertempat di Ruang Paseban Gedung Setda, Jumat (10/5/2019) pagi tadi.

Pemberian santunan tersebut, guna meringankan beban keluarga petugas KPPS yang gugur dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu 2019 di Kabupaten Cirebon kemarin. Santunan diberikan langsung oleh PJ Bupati Cirebon, Dicky Saromi, kepada perwakilan keluarga dan ahli waris.

“Selain santunan, saya juga memberikan dalam bentuk piagam kepada petugas KPPS dan Linmas yang telah melaksanakan tugasnya tetapi harus dipanggil Allah SWT akhirnya,” terang Dicky Saromi dalam kegiatan tersebut.

Ia berharap dengan pemberian santunan dan bantuan tersebut, setidaknya bisa meringankan beban keluarga 12 anggota KPPS dan Linmas yang meninggal dunia.

“Semoga dengan pemberian santunan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh keluarga yang ditinggalkannya,“ ujarnya.

Sementara itu Satria Widodo (30) anak pertama Ngadiono Supa’at, salah anggota KPPS yang gugur, mengungkapkan sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Cirebon atas perhatian dan penghargaan kepada para korban meninggal.

“Dapat piagam sama santunan dari Bupati, saya ucapkan terimakasih banyak atas perhatian Pemda Kabupaten Cirebon untuk para korban yang gugur dalam bertugas,” kata Satria.

Ia juga mengaku, telah mendapat santunan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang diberikan langsung oleh Gubernur Ridwan Kamil. Namun, sampai saat ini santunan itu belum juga masuk ke rekening keluarganya.

“Sebelumnya dapat santunan juga dari Gubernur, akan tetapi sampai sekarang belum juga masuk ke rekening keluarga,“ bebernya.

Mengingat banyaknya korban yang berjatuhan akibat kelelahan, dirinya pun menginginkan atas kejadian meninggalnya ratusan anggota KPPS, Linmas dan penyelenggara Pemilu lainnya di seluruh Indonesia dapat dijadikan pelajaran serta bahan evaluasi untuk pelaksanaan Pemilu selanjutnya.

“Harapan saya untuk jadi pelajaran Pemilu kedepannya. Jangan sampai terulang lagi,” pungkas Satria. (abr).

Berikut 12 daftar nama petugas KPPS dan Linmas yang gugur, di antaranya : 

1. Ngadiono Supa’at anggota KPPS Desa Kecomberan, Kecamatan Talun;

2. Samsudin petugas Linmas Desa Pilangsari, Kecamatan Kedawung;

3. Kaelani Ketua KPPS Desa Kaliwedi Lor, Kecamatan Kaliwedi;

4. Sarmadi petugas Linmas Desa Beberan, Kecamatan Palimanan;

5. Tarki petugas Linmas Desa Karanganyar, Kecamatan Panguragan;

6. Sutardi anggota KPPS Desa Silihasih, Kecamatan Pabedilan;

7. Sumadi petugas Linmas Desa Kepunduan, Kecamatan Dukupuntang;

8. Mustari petugas Linmas Desa Pakusamben, Kecamatan Babakan;

9. Tasdi anggota KPPS Kecamatan Karang Sembung;

10. Hikayat petugas Linmas Desa Blender, Kecamatan Karang Wareng;

11. Nasmin anggota KPPS Desa Surakarta, Kecamatan Suranenggala;

12. Suad petugas Linmad Desa Gagasari, Kecamatan Gebang.

Tags:

Berita Terkait

Related News