Ancam Penggal Jokowi, Nasib HS Kini Di Ujung Tanduk

JAKARTA-Tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap pria yang mengancam memenggal Presiden Joko Widodo dalam video yang viral di media sosial. 

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, membenarkan ancaman yang dilontarkan HS terjadi saat demo di depan Gedung Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, pada Jumat (10/5/2019) siang.

Argo Yuwono mengatakan pria berinisial HS itu, ditangkap di Perumahan Metro, Parung, Kabupaten Bogor. Penangkapan dilakukan pada Minggu (12/5/2019) pagi sekitar pukul 08.00 WIB.

"Telah melakukan penangkapan terhadap pelaku tindak pidana kejahatan terhadap keamanan negara dan tindak pidana di bidang ITE. Adapun dengan modus pengancaman pembunuhan terhadap Presiden RI yang sedang viral di media sosial," ujarnya.

HS dikenakan pasal Pasal 104 Kita Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dan Pasal 27 ayat 4 junto pasal 45 ayat 1 UU RI No. 19 tahun 2016 perubahan atas UU RI No. 11 tahun 2008 tentang ITE. 

Diketahui, aksi HS yang terekam video langsung viral di media sosial. HS terekam dengan mengucapkan kata-kata ancaman kepada Jokowi.

"Dari Poso nih, siap penggal kepala Jokowi, Jokowi siap lehernya kita penggal kepalanya demi Allah," kata HS dalam video sebagaimana disampaikan Argo.

Terakhir lanjut Argo, saat ini HS masih menjalani pemeriksaan awal. Diakuinya, pihaknya pun akan menggelar konferensi pers terkait hal ini esok hari, Senin 13 Mei 2019.

"Masih diperiksa. Besok konpers (konferensi pers.red)," pungkasnya. (gadis/*).

Tags:

Berita Terkait

Related News