Manfaat Minum Pelan-pelan Yang Diajarkan Rasulullah

RAMADHAN - Minum adalah salah satu hal yang dilarang ketika berpuasa. Tidak minum seharian membuat kita merasakan haus yang sangat ketika akan berbuka puasa. Akibat rasa haus ini, mayoritas orang cenderung minum air putih dengan cara yang salah sehingga tubuh tidak mampu menyimpan cairan dengan baik. Fakta ini diungkapkan oleh Leonard Smith, ahli penyakit saluran pencernaan di Southern Florida.

Sebagai contoh, setelah berolahraga dan mengeluarkan banyak keringat, seseorang cenderung akan minum air dari botol sekaligus dalam jumlah yang banyak.

Meski menghilangkan rasa haus, namun cara minum yang terburu-buru dan sekaligus banyak justru dapat menghilangkan manfaat sehat minum air putih.

Jadi, dijelaskan Smith, cara sehat untuk minum air putih ialah meminumnya pelan-pelan. Hal ini karena tubuh perlu menyesap air dengan perlahan, 60-80ml sekali minum, sepanjang hari, hingga mencukupi kebutuhan air sekitar 2 liter setiap hari.

Walau Anda mungkin tak akan menenggak air 2 liter atau 2 galon air sekaligus, namun cara terbaik untuk menghidrasi tubuh tetaplah minum secara perlahan.

Dan tahukah Anda, ternyata fakta soal minum dengan pelan-pelan seperti ini sudah diajarkan Rasulullah Salallahualaihi Wasallam jauh hari sebelum ada penelitian dari para ilmuwan.

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu beliau mengatakan, “Ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam minum beliau mengambil nafas di luar wadah air minum sebanyak tiga kali.” Dan beliau bersabda, “Hal itu lebih segar, lebih enak dan lebih nikmat.”

Anas mengatakan, “Oleh karena itu ketika aku minum, aku bernafas tiga kali.” (HR. Bukhari no. 45631 dan Muslim no. 2028).

Yang dimaksud bernafas tiga kali dalam hadits di atas adalah bernafas di luar wadah air minum dengan menjauhkan wadah tersebut dari mulut terlebih dahulu, karena bernafas dalam wadah air minum adalah satu hal yang terlarang.

Seperti biasa, semua sunnah yang diajarkan Rasulullah Salallahualaihi Wasallam memang memiliki manfaat yang tidak kita sadari. Baru setelah dilakukan penelitian, semua kebenaran itu terungkap dengan sendirinya. []

Tags:

Berita Terkait

Related News