Antisemitisme Jerman Minta Warga Yahudi Tidak Gunakan Kopiah Khas Yahudi Ditempat Umum

Internasional, PORTALJABAR.net - Komisi Antisemitisme Jerman, Felix Klein meminta warga Yahudi untuk tidak mengenakan kippa, kopiah khas Yahudi, di tempat umum di tengah meningkatnya tindak antisemitisme di negara itu. Peningkatan tindakan antisemitisme di Jerman mulai tercatat sejak tahun lalu.

Permintaan Klein mendapat respons dari Presiden Israel, Reuven Rivlin yang mengatakan bahwa rekomendasi itu sama saja dengan “pengakuan bahwa, sekali lagi, warga Yahudi tidak aman di tanah Jerman”.

Pada 2018, Pemerintah Jerman mencatat 1.646 kejahatan kebencian terhadap warga Yahudi, meningkat 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Serangan fisik terhadap Yahudi di Jerman juga meningkat pada periode yang sama, dengan 62 insiden kekerasan tercatat, naik dari 37 pada 2017.

"Saya tidak bisa merekomendasikan kepada orang Yahudi bahwa mereka mengenakan kippa setiap saat di mana pun di Jerman," kata Klein dilansir dari surat kabar Funke , Senin (27/5/2019).

Klein menduga "hilangnya hambatan dan ketidaksadaran" masyarakat mungkin merupakan penyebab lonjakan kejahatan antisemit di Jerman. Internet, media sosial, dan "serangan terus-menerus terhadap budaya mengenan kita" mungkin merupakan faktor yang berkontribusi, katanya.

Dia juga meminta polisi, guru, dan pengacara untuk menerima pelatihan untuk menjelaskan "apa yang diperbolehkan dan apa yang tidak" ketika "berurusan dengan antisemitisme".

Komentar Klein muncul beberapa pekan setelah pakar hukum antisemitisme terkemuka Jerman mengatakan bahwa prasangka itu masih "memiliki akar yang dalam " pada masyarakat Jerman.

Presiden Israel, Reuven Rivlin mengatakan bahwa dia "terkejut" dengan peringatan Klein dan menganggapnya sebagai "penyerahan diri terhadap antisemitisme".

"Kami tidak akan pernah menyerah, tidak akan pernah menurunkan pandangan kami dan tidak akan pernah bereaksi terhadap antisemitisme dengan kekalahan, dan mengharapkan dan menuntut sekutu kami bertindak dengan cara yang sama," kata presiden Israel itu.

Dia juga mengakui "posisi moral pemerintah Jerman dan komitmennya terhadap komunitas Yahudi".(*)

Tags:

Berita Terkait

Related News